News
Warga Blang Naleung Mameh Penyegel Kantor Geuchik, Bantuan Rumah Rusak Tak Tepat Sasaran
13 Februari 2026 23:45
Warga Blang Naleung Mameh, Lhokseumawe, menyegel Kantor Geuchik setelah tidak masuk daftar penerima bantuan rumah rusak akibat banjir. Mereka menilai pendataan dan verifikasi tidak tepat sasaran. Penjabat Geuchik menyalahkan BPBD atas mekanisme penilaian kerusakan.
Aksi penyegelan dilakukan setelah warga tidak masuk dalam daftar penerima bantuan rumah rusak ringan (RR) maupun rusak sedang (RS) pasca banjir bandang yang terjadi dua bulan lalu. Warga menilai pendataan dan verifikasi penerima bantuan tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.
Kekecewaan Warga
- Warga Blang Naleung Mameh menilai pendataan dan verifikasi penerima bantuan tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.
- Dari sekitar 700 kepala keluarga (KK) yang disebut terdampak, hanya 70 orang yang dinyatakan terdata atau terverifikasi.
- Warga menuntut keadilan dan akan terus menyegel kantor Geuchik hingga ada jawaban pasti dari pemerintah.
Tanggapan Penjabat Geuchik
- Penjabat Geuchik Blang Naleung Mameh, Ibnu Azhari, menyampaikan polemik tersebut berawal dari proses penilaian kerusakan rumah oleh pihak BPBD.
- Ia mengaku menyayangkan mekanisme penilaian kerusakan yang menetapkan batas 20 persen ke atas sebagai syarat masuk kategori bantuan.
- Azhari mempertanyakan konsistensi penerapan aturan tersebut di sejumlah wilayah lain di Lhokseumawe.
- Ia juga menyinggung perbandingan dengan Gampong Ujong Pacu yang menurutnya banyak masuk kategori sedang.
