News
Banjir Bireuen Tewaskan 40 Kambing Warga, Program Ketahanan Pangan Terancam
22 Januari 2026 15:58
Banjir bandang yang melanda Kabupaten Bireuen tidak hanya merusak rumah dan prasarana, tetapi juga menimbulkan kerugian besar bagi warga Desa Ceubo, Kecamatan Gandapura. Ratusan ekor kambing milik warga dilaporkan mati di kandang, sementara kandang ternak ikut hancur diterjang banjir.
Pendamping Lokal Desa, Muntasir ST, menyebutkan sebelum banjir Bumdesa mengelola sekitar 95 ekor kambing yang dipelihara warga. Namun, sebanyak 40 ekor kambing mati saat banjir melanda. Hal ini melumpuhkan program ketahanan pangan yang dibiayai dari Dana Desa 20 persen tahun 2025.
Dampak Banjir terhadap Peternakan dan Pertanian
- 40 ekor kambing mati dan kandang ternak hancur, mengancam program ketahanan pangan desa.
- Peternak seperti Saifuddin (45) kehilangan puluhan kambing dan kandang, mengganggu mata pencaharian utama warga.
- Bumdes Barona Gampong Ceubo yang bergerak di bidang peternakan juga terdampak serius.
- 20 hektare sawah hanya mengandalkan air hujan setelah tiga unit mesin pompa rusak akibat banjir.
Harapan Warga dan UMKM Lokal
Warga Desa Ceubo berharap pemerintah dan pihak terkait segera memberi perhatian serius untuk pemulihan sektor peternakan dan pertanian. Peternakan kambing sudah menjadi tumpuan hidup warga sejak pascatsunami 2024. Selain itu, pelaku UMKM seperti Ashabul Yamin, S.Pd.I (43) juga mengalami kerugian besar, dengan sawah dan perkebunan yang terganggu.
Masyarakat berharap bantuan agar roda perekonomian desa kembali berputar dan kehidupan warga pulih pascabencana. Program ketahanan pangan dan sektor pertanian perlu segera dipulihkan untuk menjamin keberlangsungan hidup warga Desa Ceubo.
Dampak Jangka Panjang
Banjir ini tidak hanya menyebabkan kerugian materiil, tetapi juga mengancam keberlangsungan program ketahanan pangan dan mata pencaharian utama warga. Pemulihan sektor peternakan dan pertanian menjadi prioritas untuk menjamin stabilitas ekonomi dan sosial masyarakat Desa Ceubo pascabencana.
Warga berharap dukungan dari pemerintah dan pihak terkait untuk segera memulihkan kondisi desa dan mengembalikan kehidupan masyarakat seperti semula.
