News
Samsat Nagan Raya Ajak Mutasi Plat Kendaraan untuk Pembangunan Aceh
20 Januari 2026 21:13
Samsat Nagan Raya mengajak warga dan perusahaan untuk segera melakukan mutasi kendaraan ke plat Aceh atau BL. Program pemutihan pajak kendaraan yang diberlakukan Pemerintah Aceh diperpanjang hingga 30 April 2026. Tujuannya adalah agar pajak kendaraan yang dibayarkan dapat mengalir di Aceh dan membantu pembangunan daerah.
Kepala Samsat Nagan Raya, M Daud, menyatakan bahwa masih banyak kendaraan pribadi maupun kendaraan perusahaan tambang batu bara dan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di Aceh menggunakan plat luar Aceh seperti BK, B, KT, BG, dan jenis lainnya. Hal ini membuat pajak kendaraan yang seharusnya dibayarkan di Aceh justru mengalir ke daerah lain.
Dampak dan Manfaat Mutasi Plat Kendaraan
- Pajak kendaraan yang dibayarkan akan digunakan untuk pembangunan Aceh, termasuk infrastruktur dan layanan publik.
- Meningkatkan pendapatan daerah, yang dapat digunakan untuk berbagai program pembangunan.
- Mendorong kesadaran warga dan perusahaan untuk berkontribusi langsung terhadap pembangunan daerah.
- Memudahkan pengawasan dan pengelolaan kendaraan di wilayah Aceh.
Langkah-langkah Mutasi Plat Kendaraan
- Datang ke Samsat Nagan Raya untuk mengurus proses mutasi.
- Bawa dokumen kendaraan yang diperlukan, seperti STNK dan BPKB.
- Bayar pajak kendaraan tahun berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
- Manfaatkan program pemutihan pajak yang diperpanjang hingga April 2026.
Dengan melakukan mutasi plat kendaraan ke Aceh, warga dan perusahaan tidak hanya mematuhi peraturan, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap pembangunan dan kemajuan daerah. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan Aceh.
Kepala Samsat Nagan Raya berharap dukungan dari Pemkab Nagan Raya agar program pemutihan kendaraan motor berjalan lancar. Sejak pemutihan berlaku mulai November-Desember 2025, terdapat 2.700 kendaraan yang telah mengurus pajak di Nagan Raya. Mari manfaatkan kesempatan ini untuk berkontribusi terhadap pembangunan Aceh.
