News
Mahasiswa USK Juara Internasional dengan Penelitian Kesehatan Mental Tenaga Kesehatan
20 Januari 2026 22:56
Tim mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) berhasil meraih juara 1 dalam kompetisi internasional yang berlangsung di Kathmandu, Nepal. Mereka memenangkan kategori Scientific Poster Competition pada ajang East Asian Medical Students’ Conference (EAMSC) 2026 dengan penelitian tentang kesehatan mental tenaga kesehatan.
Penelitian yang mereka bawa berjudul "Innovative Esketamine Nasal Spray as Adjunctive Therapy for Treatment-Resistant Depression: A Systematic Review and Meta-Analysis on Its Potential Use in Healthcare Workers". Tim peneliti terdiri dari lima mahasiswa, yaitu Salwa Keisha, Nazira Evanda, Naja Nurilhaqqi Araz Albani, Putri Suhaila, dan Najwa Alifa.
Fokus Penelitian
- Kesehatan mental tenaga kesehatan: Penelitian ini mengangkat isu krusial tentang tekanan psikologis berat, burnout, hingga depresi yang dialami oleh tenaga kesehatan.
- Terapi inovatif: Mengkaji efektivitas penggunaan semprot hidung esketamin sebagai terapi tambahan bagi penderita depresi yang resisten terhadap pengobatan konvensional.
- Metodologi kuat: Menggunakan pendekatan systematic review dan meta-analysis untuk memastikan keakuratan dan relevansi data.
Prestasi dan Pengakuan
- Kompetisi ketat: Tim FK USK bersaing dengan delegasi dari universitas-universitas ternama di berbagai negara, termasuk Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Hongkong, Singapura, dan Thailand.
- Penilaian juri: Karya mahasiswa USK dinilai unggul karena relevansi topik yang sangat kuat, ketajaman metodologi penelitian, serta kontribusi nyata terhadap diskursus kesehatan mental berbasis bukti ilmiah.
- Dukungan institusi: Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Prof Dr Mustanir M.Sc, dan Wakil Dekan FK USK, Dr Rina Suryani Oktari S.Kep., M.Si, menegaskan bahwa prestasi ini mencerminkan kualitas pembinaan mahasiswa USK yang mampu bersaing di level tertinggi.
Dampak dan Kontribusi
- Kepedulian sosial: Penelitian ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan mental rekan sejawat dan tenaga kesehatan yang sering kali terabaikan.
- Inspirasi akademik: Prestasi ini menjadi inspirasi bagi seluruh civitas akademika dan menunjukkan bahwa mahasiswa USK tidak hanya cerdas secara teori, tetapi juga peka terhadap isu kesehatan dunia.
- Jaringan global: Keterlibatan mereka dalam ajang ini merupakan bagian dari delegasi Asian Medical Students’ Association (AMSA) USK di bawah naungan AMSA Indonesia, yang membuktikan aktifnya peran mahasiswa kedokteran Aceh dalam jaringan akademik global.
