News
BBPOM Aceh Sidak Toko Parsel Jelang Lebaran, Waspada Bahan Berbahaya
2 jam yang lalu
BBPOM Aceh akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke toko penyedia parsel menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Pengawasan ini bertujuan untuk memperketat pengawasan pangan olahan, termasuk paket Lebaran yang banyak beredar menjelang hari raya.
Kepala BBPOM di Banda Aceh, Riyanto, menyatakan bahwa pemeriksaan tidak hanya menyasar toko parsel, tetapi juga retail modern hingga pedagang yang berjualan di pinggir jalan. Sidak akan dilakukan bersama lintas sektoral untuk memastikan keamanan produk yang beredar di masyarakat.
Fokus Pengawasan
- Pangan olahan: Termasuk paket Lebaran yang banyak beredar menjelang hari raya.
- Retail modern dan pedagang pinggir jalan: Semua jenis penjual akan diperiksa.
- Bahan berbahaya: BBPOM akan memeriksa kemungkinan penggunaan pewarna berbahaya atau formalin.
Edukasi dan Kesadaran
- Edukasi masyarakat dan pelaku usaha: BBPOM telah mengedukasi masyarakat dan pelaku usaha agar menggunakan bahan baku serta bahan tambahan pangan yang aman.
- Kesadaran pedagang: Edukasi dinilai berdampak pada meningkatnya kesadaran pedagang akan bahaya bahan berbahaya.
Hasil Sampling
- 60 produk pangan: Dari hasil sampling terhadap 60 produk pangan yang diperiksa baru-baru ini, tidak ditemukan kandungan bahan berbahaya.
- Kue Lebaran: Kue Lebaran yang telah memiliki izin edar dipastikan relatif aman.
Waspada Oknum Nakal
- Momentum Ramadan dan Idul Fitri: BBPOM tetap mewaspadai kemungkinan adanya oknum pelaku usaha yang memanfaatkan momentum Ramadan dan Idul Fitri untuk menjual produk tidak memenuhi ketentuan.
- Produk tanpa izin: Produk yang belum memiliki izin akan menjadi perhatian untuk dilakukan pembinaan agar segera mengurus perizinan sesuai ketentuan.
