News
BBPOM dan Dispan Aceh Perketat Pengawasan Takjil Ramadhan untuk Lindungi Warga
19 Februari 2026 13:21
Selama bulan Ramadhan, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Aceh dan Dinas Pangan Aceh memperketat pengawasan peredaran pangan, terutama takjil. Pertemuan strategis diadakan untuk memperkuat sinergi pengawasan dan memastikan keamanan pangan bagi warga Aceh.
Pengawasan ini melibatkan berbagai instansi terkait, termasuk Dinas Kesehatan dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Fokus utama adalah memastikan pangan yang beredar selama Ramadhan aman dan bebas dari bahan berbahaya.
Agenda Prioritas
- Kerja sama pemanfaatan laboratorium pengujian
- Peningkatan kapasitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pangan
- Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
- Intensifikasi pengawasan pangan selama Ramadhan
- Persiapan Kabupaten/Kota Pangan Aman Tahun 2026
- Sinkronisasi regulasi perizinan produk pangan dan Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT)
Kepala BBPOM di Aceh, Riyanto, menegaskan pentingnya momentum Ramadhan untuk memperkuat kolaborasi. "Ramadhan adalah momentum yang tepat untuk mempererat sinergi pengawasan pangan," kata Riyanto. "Sehingga masyarakat Aceh dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan mengonsumsi pangan yang aman serta berkualitas," ujarnya.
Kepala Dinas Pangan Aceh, Surya Rayendra, mengapresiasi inisiatif dan komitmen BBPOM di Aceh dalam memperkuat koordinasi lintas sektor. "Kami mengapresiasi langkah cepat dan kolaboratif BBPOM Aceh dalam memperkuat pengawasan pangan, khususnya di bulan Ramadhan," ucapnya. "Sinergi ini sangat penting agar pengawasan berjalan efektif dan memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat," ungkap Surya.
Diiharapkan pertemuan ini menjadi fondasi penguatan kerja sama berkelanjutan dalam membangun ekosistem keamanan pangan yang semakin baik di Aceh.
