News
Banjir Hancurkan Be Get Mart, Mimpi Wirausaha Siswa SMKN 1 Peusangan Terhenti
6 hari yang lalu
Banjir besar yang melanda Kabupaten Bireuen pada akhir November lalu tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga menghancurkan mimpi kewirausahaan siswa SMKN 1 Peusangan. Be Get Mart, ruang belajar kewirausahaan siswa, terendam lumpur dan rusak total, menghentikan proses belajar yang telah berjalan dengan baik.
Sebelum banjir, Be Get Mart menjadi kebanggaan sekolah. Siswa belajar menjual produk olahan pangan dan kerajinan tangan, menghitung modal, dan memahami selera konsumen. Omzet yang dihasilkan cukup menggembirakan, dan produk siswa mulai dikenal masyarakat sekitar. Namun, banjir menghancurkan rak pajangan, etalase, dan stok produk, meninggalkan puing-puing dan kenangan.
Dampak Banjir terhadap Be Get Mart
- Kerugian materiil: Perlengkapan usaha dan stok produk rusak total.
- Terhentinya proses belajar: Siswa kehilangan ruang praktik kewirausahaan.
- Duka yang lebih dalam: Terhentinya ekosistem pembelajaran kontekstual yang menjadi kebanggaan sekolah.
Harapan untuk Bangkit Kembali Sekolah berharap dukungan dari Bank Aceh dan Bank Syariah Indonesia (BSI) melalui program CSR. Bantuan diharapkan dapat digunakan untuk:
- Pengadaan kembali perlengkapan usaha yang rusak.
- Penataan ruang yang lebih layak.
- Penguatan manajemen usaha siswa.
Mimpi yang Terancam Be Get Mart bukan sekadar unit usaha sekolah, tetapi simbol harapan mencetak generasi wirausaha Aceh. Dukungan dari dunia usaha dan perbankan akan menjadi investasi sosial yang bermakna, menyelamatkan mimpi siswa dan masa depan ekonomi Aceh.
