News
Warga Aceh Bisa Lapor Darurat Gratis via Nomor 112, Respon Cepat Terintegrasi
21 Januari 2026 23:18
Pemerintah Provinsi Aceh menerima bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa sistem layanan Emergency Call 112 terintegrasi dari PT Digital Sandi Informasi. Melalui sistem ini, masyarakat Aceh kini dapat melaporkan berbagai situasi darurat cukup dengan menghubungi satu nomor, yakni 112, untuk mendapatkan respon cepat dari layanan pemadam kebakaran, ambulans, kepolisian, hingga penanggulangan bencana secara terkoordinasi dan real-time.
Sistem ini hadir dengan dua fitur unggulan yang dirancang untuk menjamin kemudahan akses bagi seluruh lapisan masyarakat. Selain tersedia selama 24 jam penuh setiap harinya dengan dukungan operator terlatih, layanan Emergency Call 112 ini juga dapat diakses secara gratis atau bebas pulsa dari semua operator seluler maupun telepon rumah.
Fitur Unggulan Layanan 112
- Bebas Pulsa: Layanan ini dapat diakses secara gratis dari semua operator seluler maupun telepon rumah.
- 24 Jam Operasional: Sistem ini beroperasi selama 24 jam penuh setiap harinya dengan dukungan operator terlatih.
- Akses Tanpa Kunci Ponsel: Masyarakat tetap dapat menghubungi nomor darurat tersebut meskipun ponsel dalam kondisi terkunci.
- Integrasi Layanan Darurat: Sistem ini mengintegrasikan berbagai layanan darurat seperti pemadam kebakaran, ambulans, kepolisian, dan penanggulangan bencana dalam satu pintu.
Dampak dan Harapan
Sekda Aceh, M Nasir, menyampaikan apresiasi dan menyambut baik inisiatif dari PT Digital Sandi Informasi. Menurutnya, kehadiran layanan 112 sangat krusial dalam mempercepat respon terhadap situasi darurat yang dialami masyarakat. Selain mempermudah layanan keselamatan publik, bantuan ini menjadi katalisator penting dalam percepatan transformasi digital di Aceh.
Acara penyerahan ini juga diikuti secara virtual oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari tingkat kabupaten/kota di seluruh Aceh. Pelibatan Forkopimda kabupaten/kota dimaksudkan agar implementasi layanan 112 dapat segera disinkronisasikan di tingkat daerah, mengingat kebutuhan layanan darurat bersifat mendesak dan tersebar di berbagai titik wilayah Aceh.
