News
Bekas Pegawai PUPR Aceh Minta Gubernur Buka Akses Jalan Terisolasi di Aceh Tengah dan Gayo Lues
22 Januari 2026 20:23
Bekas pegawai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh, Ajinawawi, meminta Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, untuk segera membuka akses jalan yang terisolasi di Aceh Tengah dan Gayo Lues pasca banjir besar akhir November 2025. Jalan Bintang-Simpang Kraft, yang merupakan urat nadi perekonomian masyarakat, masih tertutup longsor dan belum mendapatkan perhatian dari Pemerintah Aceh.
Ajinawawi mengatakan bahwa isolasi dampak dari jalan tertutup tanah longsor membuat kendaraan roda empat milik warga terjebak. Dinas PUPR Aceh sempat menurunkan empat unit alat berat jenis ekskavator untuk membuka akses jalan yang tertimbun longsor, namun pekerjaan tersebut tiba-tiba dihentikan setelah adanya perintah dari Kepala Dinas PUPR Aceh.
Dampak Terhambatnya Akses Jalan
- Jalan Bintang-Simpang Kraft merupakan sentra aktivitas ekonomi warga, termasuk jalur distribusi hasil pertanian dan kebutuhan pokok.
- Terhambatnya akses jalan berdampak langsung pada perekonomian dan kehidupan sosial masyarakat setempat.
- Masyarakat yang baru didera bencana kesulitan karena ketidakhadiran dinas terkait di daerah tersebut.
Ajinawawi berharap Gubernur Mualem segera memerintahkan Dinas PUPR Aceh untuk kembali menurunkan alat berat guna membersihkan material longsor dan sisa banjir bandang di sejumlah titik di jalan itu. Mualem, kata Ajinawawi, tak boleh biarkan masyarakat terus terisolasi.
Harapan Masyarakat
- Pemulihan akses transportasi yang cepat untuk memulihkan perekonomian masyarakat.
- Perhatian lebih dari Pemerintah Aceh untuk daerah-daerah yang masih terisolasi.
- Keterlibatan alat berat untuk membersihkan material longsor dan sisa banjir bandang.
Dengan dibukanya akses jalan, diharapkan masyarakat dapat kembali beraktivitas dan perekonomian dapat pulih lebih cepat. Ajinawawi juga berharap bahwa Pemerintah Aceh dapat bekerja lebih cepat untuk memulihkan akses transportasi yang terputus akibat bencana banjir besar tersebut.
Kondisi Saat Ini
- Jalan Bintang-Simpang Kraft masih tertutup longsor dan belum mendapatkan perhatian dari Pemerintah Aceh.
- Empat unit alat berat jenis ekskavator sempat diturunkan, namun pekerjaan dihentikan.
- Masyarakat kesulitan karena ketidakhadiran dinas terkait di daerah tersebut.
Ajinawawi berharap bahwa dengan segera dibukanya akses jalan, masyarakat dapat kembali beraktivitas dan perekonomian dapat pulih lebih cepat. Pemerintah Aceh diharapkan dapat memberikan perhatian lebih pada daerah-daerah yang masih terisolasi pasca bencana banjir besar tersebut.
