News
ASN Aceh Belajar Tata Kelola Publik di India, Harapkan Inovasi Kebijakan
12 Februari 2026 08:28
RAHMAT HIDAYAT, S.E., ASN Dinas Perhubungan Aceh, melaporkan dari India
Kesempatan untuk belajar dan bertukar pengalaman di tingkat internasional merupakan anugerah sekaligus tanggung jawab besar bagi setiap aparatur sipil negara (ASN).
Pada awal tahun 2026, kami, perwakilan dari Pemerintah Aceh, memperoleh kesempatan mengikuti Short Course Indian Technical and Economic Cooperation (ITEC) yang diselenggarakan oleh Pemerintah India melalui Ministry of External Affairs dengan tema “Mid Career Training Programme on Public Policy and Governance for Civil Servants of South-East Asian and IOR Countries.”
Pengalaman Belajar di India
Perjalanan ini bukan sekadar kunjungan dinas biasa, melainkan sebuah proses pembelajaran intensif yang dirancang untuk memperkuat kapasitas aparatur dalam merumuskan kebijakan publik serta meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.
Keikutsertaan kami dalam program ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Aceh untuk terus beradaptasi dengan perkembangan global, memperluas wawasan, dan menghadirkan pelayanan publik yang lebih efektif dan responsif.
Antusiasme Peserta
Pekan pertama awal tahun 2026, rasa syukur dan senang berpadu dengan rasa haru dan duka, karena kami termasuk di antara peserta yang mendapatkan rekom dari Pemerintah Aceh untuk mengikuti kursus singkat (short course) di India.
Di sisi lain, rasa berkabung akibat duka akhir tahun yang menimpa hampir seluruh Aceh tidak terkecuali juga masih memenuhi hati dan pikiran kami. Terlebih lagi saat-saat proses pendaftaran kursus ini, saya dan kawan kantor sedang bertugas ke Terminal Tipe B Aceh Tamiang, salah satu lokasi terparah saat banjir terjadi. Saya bertahan di sana selama sepuluh hari dengan segala keterbatasan logistik, air, listrik, dan BBM sebelum akhirnya bisa menembus jalur darat ke Langsa dan bisa menyelesaikan proses ‘submit’ dokumen untuk keperluan kursus di India ini.
Dampak bagi Pemerintah Aceh
Keikutsertaan kami dalam program ITEC memberikan dampak positif yang signifikan bagi pengembangan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan Pemerintah Aceh.
Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh tidak berhenti pada tingkat individu, melainkan diharapkan dapat ditransformasikan menjadi inovasi kebijakan dan peningkatan kualitas pelayanan publik di daerah.
Kami menyadari bahwa setiap ilmu yang diperoleh merupakan amanah untuk diterapkan secara nyata.
Oleh karena itu, sepulang dari India, komitmen untuk berbagi pengetahuan dengan rekan kerja serta mendorong perbaikan sistem menjadi langkah penting yang harus dilakukan.
Penutup
Ikut Short Course ITEC di India menjadi pengalaman yang tidak hanya memperluas wawasan profesional, tetapi juga memperkaya sudut pandang sebagai ASN.
Program ini menegaskan bahwa pembelajaran tidak mengenal batas geografis dan bahwa peningkatan kapasitas aparatur merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah.
Bagi kami, kesempatan ini adalah momentum untuk terus berbenah, memperkuat integritas, dan menghadirkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik bagi masyarakat Aceh. Semoga pengalaman ini menjadi inspirasi bagi ASn lainnya untuk terus belajar, berinovasi, dan berkontribusi dalam membangun pelayanan publik yang semakin berkualitas dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.
