News
Lhokseumawe Beli Mesin Pengolah Sampah Rp 6,6 Miliar, Wali Kota Jamin Tak Mangkrak
10 Februari 2026 21:45
Kota Lhokseumawe telah mengeluarkan anggaran sebesar Rp 6,6 miliar untuk membeli puluhan mesin pengolah sampah. Mesin-mesin tersebut ditempatkan di TPA Desa Alue Lim dan diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta membuka lapangan pekerjaan.
Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, menjamin bahwa mesin-mesin tersebut tidak akan mangkrak. Mesin-mesin tersebut terdiri dari berbagai jenis, seperti mesin pengolah sampah deposit, mesin pengolah sampah plastik, mesin pirolisis, dan mesin incenerator.
Mesin Pengolah Sampah di Lhokseumawe
- Mesin pengolah sampah deposit: hopper, conveyor, scrapprer, ayakan bulat, conveyor output 1, conveyor output 2, dan conveyor output 3.
- Mesin pengolah sampah plastik: mesin paving block, pemecah botol kaca, dan mixer.
- Mesin pengolah sampah terpilah: mesin pemilahan, magnetic separatis, conveyor transfer, crusher, conveyor output, pencuci 1, pengering 1, conveyor output vacum, pengering plastik cacahan, dan pengolah tutup botol.
- Mesin bekuan plastik, mesin peleceh dan pencetak biji plastik, mesin kantong plastik, dan mesin pengering biji plastik.
- Mesin pirolisis dan mesin incenerator serta pencucian asap.
Sayuti menjamin mesin-mesin tersebut tidak akan mangkrak karena telah mendapatkan garansi dan pelatihan untuk pegawai TPA. Operasional mesin-mesin pengolah sampah tersebut akan dilaksanakan bulan depan meski hari ini secara resmi diluncurkan.
