Timeline Aceh
ajnn.net
ajnn.net

BEM FISIP USK: Bantuan UKT Mahasiswa Terdampak Banjir Aceh Belum Terealisasi

30 Januari 2026 21:49

BEM FISIP USK mengkritik birokrasi kampus yang lamban dalam merealisasikan bantuan UKT bagi mahasiswa terdampak banjir di Aceh. Mahasiswa masih merasa ketidakjelasan dan beban psikologis meningkat. USK telah melakukan pendataan dan verifikasi, tetapi eksekusi bantuan masih belum optimal.

Ketua BEM FISIP USK, Nabiel Azzam, mengkritik birokrasi kampus yang dinilai lamban dan tidak transparan dalam merealisasikan bantuan bagi mahasiswa terdampak bencana. Mereka mempertanyakan kejelasan kebijakan pemotongan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang hingga kini masih sekadar janji manis.

Bantuan UKT Belum Terealisasi

  • Ketidakpastian menambah beban psikologis bagi mahasiswa di tengah masa pembayaran semester berjalan.
  • Proses pembayaran UKT masih berlanjut tanpa ada potongan satu rupiah pun yang katanya sudah dijanjikan oleh Rektor USK.
  • Bencana banjir bandang melanda sejumlah wilayah di Aceh, seperti Aceh Tengah, Bireuen, hingga Aceh Utara.
  • Ekonomi keluarga mahasiswa lumpuhkan, hunian rusak, dan alat penunjang pendidikan hilang.

Ketiadaan Potongan Harga dan Tata Kelola Informasi

  • Buruknya tata kelola informasi di lingkungan rektorat.
  • Daftar nama penerima bantuan hidup tiga bulan dari PPAPT Kemdiktisaintek RI telah dipublikasikan, tetapi eksekusi di lapangan masih nihil.
  • Janji rektorat dan kenyataan di sistem pembayaran bertolak belakang.

Tanggung Jawab Kampus

  • Pihak universitas harus bertanggung jawab penuh atas pernyataan publik yang telah dikeluarkan sebelumnya.
  • Mekanisme pemotongan UKT harus dilakukan secara otomatis tanpa prosedur birokrasi yang justru semakin menyulitkan korban bencana.

Kebijakan Keringanan UKT

  • USK secara resmi memberikan kebijakan keringanan UKT bagi mahasiswa yang terdampak bencana alam di wilayah Sumatera tahun 2025.
  • Langkah ini diambil sebagai bentuk solidaritas serta komitmen kampus dalam mendukung keberlanjutan pendidikan mahasiswa di tengah situasi sulit.
  • USK telah melakukan pendataan ketat yang dimulai sejak 28 November 2025.
  • Data tersebut melalui proses verifikasi dan berusaha memastikan bantuan tepat sasaran bagi mahasiswa yang benar-benar terdampak.

Data Mahasiswa Terdampak

  • Total mahasiswa USK yang terdampak bencana banjir dan longsor mencapai 3.706 orang.
  • Rincian kategorinya adalah 1.099 mahasiswa terdampak berat, sebanyak 1.350 sedang, kemudian 1.263 ringan, serta lima mahasiswa yang orang tuanya meninggal dunia akibat musibah tersebut.

Perhatian Khusus bagi Mahasiswa yang Kehilangan Orang Tua

  • Rektor USK, Profesor Marwan, mengatakan universitas akan memberikan perhatian khusus bagi mahasiswa yang kehilangan orang tua dalam bencana ini.
  • Insya Allah, anak-anak kami yang terdampak bencana dan orang tuanya telah meninggal dunia, kami gratiskan UKT-nya hingga lulus sarjana, katanya.

Skema Keringanan UKT

  • Keputusan strategis ini akan dituangkan secara resmi dalam Surat Keputusan (SK) Rektor.
  • Kebijakan ini merupakan bentuk empati institusi untuk memastikan masa depan pendidikan anak bangsa tidak terputus akibat musibah alam.
  • Bagi mahasiswa yang terdampak kategori berat, diberikan pembebasan UKT selama satu semester.
  • Sementara bagi yang terdampak kategori ringan dan sedang, cukup membayar 50 persen saja pada semester ini.

Harapan Rektor

  • Ia menyampaikan bantuan keringanan UKT ini dilakukan dengan pertimbangan proporsional dan mengedepankan rasa kemanusiaan.
  • Harapannya, kebijakan ini dapat meringankan beban ekonomi keluarga mahasiswa sehingga mereka dapat segera bangkit dan menyelesaikan studi dengan baik.
  • Semangat pendidikan harus tetap hidup meski di tengah situasi sulit. Dengan kebersamaan, empati, dan kolaborasi, kita akan segera pulih dan bangkit menjadi lebih baik, pungkasnya.
BEM FISIP USK: Bantuan UKT Mahasiswa Terdampak Banjir Aceh Belum Terealisasi
0123456789