News
Bendung Krueng Pase Aceh Utara Segera Uji Coba, Petani Berharap Air Irigasi Kembali
19 Februari 2026 08:59
Bendung Krueng Pase di Gampong Leubok Tuwe, Kecamatan Meurah Mulia, Aceh Utara, akan segera diuji coba setelah rehabilitasi pascabanjir bandang dan longsor pada November 2025. Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil, menargetkan uji coba dalam dua pekan ke depan untuk memastikan bendung dapat beroperasi kembali setelah Lebaran.
Bendung ini memiliki peran vital bagi sektor pertanian di wilayah setempat, mengaliri sekitar 8.922 hektare lahan persawahan yang tersebar di sembilan kecamatan di Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe. Kerusakan bendung akibat banjir bandang telah mengganggu suplai air irigasi, memaksa ribuan petani mengandalkan air hujan dan berisiko gagal panen.
Dampak Kerusakan Bendung
- 8.922 hektare sawah di sembilan kecamatan terganggu pasokan air.
- Ribuan petani harus mengandalkan air hujan, berisiko gagal panen.
- Penundaan musim tanam dan potensi menurunnya produksi gabah.
- Dampak ekonomi pada usaha penggilingan padi dan distribusi hasil panen.
Rehabilitasi dan Target Uji Coba
- Proses rehabilitasi dilakukan secara intensif dengan target penyelesaian akhir Desember 2025.
- Uji coba pengaliran air ditargetkan dalam dua pekan ke depan.
- Bupati meminta kontraktor mempercepat penyelesaian pekerjaan agar bendung segera beroperasi kembali.
Pentingnya Bendung Krueng Pase
- Menjadi tumpuan ribuan petani yang menggantungkan pasokan air dari aliran Krueng Pase.
- Krusial untuk memulihkan sistem irigasi dan menjamin keberlanjutan produksi pertanian di Aceh Utara.
- Tanpa distribusi air yang memadai, risiko kekeringan meningkat, terutama saat curah hujan rendah.
