Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

DAS Krueng Peusangan Bireuen Rusak Parah, Risiko Bencana Susulan Mengancam Warga

2 jam yang lalu

Banjir bandang yang melanda Bireuen pada akhir November lalu meninggalkan kerusakan parah di Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Peusangan. Camat Peusangan Selatan, Saifuddin SKM M Kes, menyoroti risiko bencana susulan akibat erosi tebing sungai, pendangkalan, dan tumpukan kayu sisa banjir. Selain itu, infrastruktur seperti jembatan dan jalan lintas gampong juga rusak parah, menghambat aktivitas ekonomi dan keselamatan warga.

Salah satu dampak paling kritis adalah putusnya jembatan rangka baja Ulee Jalan – Suak, Peusangan Selatan. Jembatan yang hanya tersisa sekitar 30 meter ini memaksa warga menggunakan perahu ketek atau rakit untuk menyeberang. Dalam Musrenbang kecamatan, perwakilan masyarakat mengusulkan penanganan segera DAS Krueng Peusangan dan pembangunan pos pemadam kebakaran untuk mengantisipasi musibah lainnya.

Dampak Banjir di Peusangan Selatan

  • Banjir melanda belasan desa, termasuk Ulee Jalan, Babah Suak, dan Lueng Baro, dengan banyak rumah rusak dan hilang.
  • Jembatan Ulee Jalan putus total, menyisakan hanya 30 meter dan memaksa warga menggunakan perahu ketek.
  • Erosi sungai melebar dan dangkal, meningkatkan risiko bencana susulan.
  • Tumpukan kayu sisa banjir belum ditangani, memperburuk kondisi DAS.

Kebutuhan Mendesak

  • Perbaikan infrastruktur, terutama jembatan dan jalan lintas gampong.
  • Penanganan DAS Krueng Peusangan untuk mencegah bencana susulan.
  • Pembangunan pos pemadam kebakaran untuk penanganan cepat musibah.

Musrenbang dihadiri Bupati Bireuen, Asisten I Pemkab Bireuen, dan perwakilan masyarakat, menunjukkan keseriusan dalam menangani dampak banjir dan mencegah risiko bencana susulan.

DAS Krueng Peusangan Bireuen Rusak Parah, Risiko Bencana Susulan Mengancam Warga