News
BMKG Deteksi 75 Titik Panas di Aceh, Warga Diminta Waspada Karhutla
4 hari yang lalu
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Aceh mendeteksi 75 titik panas di wilayah Aceh. Titik panas tersebut terpantau melalui sensor MODIS dari satelit Terra Satellite, Aqua Satellite, dan Suomi NPP, serta sensor VIIRS dari satelit NOAA-20. Kondisi ini meningkatkan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Prakirawan cuaca BMKG SIM Aceh, Fitriana Nur, menyatakan kondisi atmosfer di Aceh saat ini masih cukup kering. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla. Pemerintah daerah bersama para pemangku kepentingan juga disarankan menyiapkan mekanisme respons cepat, khususnya di sektor kehutanan.
Dampak dan Imbauan
- 75 titik panas terdeteksi di Aceh, meningkatkan risiko karhutla.
- Indeks sinar ultraviolet (UV) di wilayah Aceh diprakirakan tinggi hingga pukul 15.00 WIB.
- Masyarakat diimbau membatasi aktivitas di bawah paparan sinar matahari langsung pada jam-jam tersebut.
- Kecepatan angin masih dalam kategori normal dengan kisaran hingga 20 kilometer per jam.
Prakiraan Cuaca
- Cuaca di Aceh bervariasi, mulai dari cerah berawan hingga berpotensi hujan dengan intensitas sedang.
- Potensi hujan ringan hingga sedang diperkirakan terjadi di wilayah pesisir barat Aceh, termasuk Aceh Tenggara dan Gayo Lues.
