News
BNPB Salurkan Dana Stimulan Rp369,9 Miliar untuk 17.251 KK Aceh Pasca-Bencana
13 Februari 2026 22:07
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menyalurkan dana stimulan pembangunan rumah rusak ringan dan rusak sedang senilai Rp369,915 miliar untuk 17.251 Kepala Keluarga (KK) terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dana ini dibagikan di 25 kabupaten/kota, dengan rincian Rp15 juta per kepala keluarga untuk rumah rusak ringan dan Rp30 juta untuk rumah rusak sedang.
Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, menyatakan bahwa proses verifikasi data masih berlangsung di 24 kabupaten/kota, dan penyaluran akan segera dilakukan pada minggu depan. Di Kota Lhokseumawe, terdapat 23 kepala keluarga penerima bantuan rumah rusak ringan dan 1.178 kepala keluarga penerima bantuan rumah rusak sedang, dengan total bantuan sebesar Rp35,685 miliar.
Proses Verifikasi dan Penyaluran
- Proses verifikasi dilakukan secara berjenjang dari bawah ke atas.
- Tim gabungan dari berbagai unsur memeriksa langsung kondisi rumah warga terdampak.
- Data kemudian naik secara berjenjang hingga ke tingkat atas.
- Proses ini berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Bantuan Lainnya
- Warga terdampak yang tidak memenuhi kriteria rusak ringan atau sedang dapat membantu melalui skema bantuan lain.
- Dana bantuan disalurkan langsung ke rekening bank penerima.
- Pencairan dapat dilakukan hingga 80 persen dari total dana yang diterima.
- Sisanya 20 persen baru dapat dicairkan setelah ada bukti penggunaan dana sebelumnya.
Testimoni Penerima Bantuan
- Muhammad A. Wahab, penerima bantuan stimulan rumah rusak sedang, mengaku bersyukur atas bantuan tersebut.
- Rumahnya di Kecamatan Muara Dua rusak akibat longsor pascabanjir.
- Dana bantuan akan digunakan untuk merenovasi bagian belakang rumah yang berdekatan dengan bukit.
