Timeline Aceh
ajnn.net
ajnn.net

Layanan Kebencanaan Aceh Belum Optimal untuk Penyandang Disabilitas

2 jam yang lalu

Layanan kebencanaan inklusif bagi penyandang disabilitas di Aceh masih menghadapi berbagai kendala. BPBA mengakui bahwa integrasi data lintas sektor, akses evakuasi, dan sistem peringatan dini yang ramah disabilitas belum optimal.

Analis Kebencanaan BPBA, Fazli, menjelaskan bahwa data kelompok rentan seringkali tidak terintegrasi antar instansi, sehingga respons bencana menjadi lambat. Selain itu, sistem peringatan dini yang mengandalkan sirine tidak dapat diakses oleh penyandang tuna rungu.

Kendala Utama

  • Integrasi Data: Data kelompok rentan belum terintegrasi antar instansi, menyebabkan keterlambatan respons bencana.
  • Akses Evakuasi: Keterbatasan akses evakuasi bagi penyandang disabilitas.
  • Sistem Peringatan Dini: Sistem peringatan dini yang mengandalkan sirine tidak dapat diakses oleh penyandang tuna rungu.
  • Distribusi Bantuan: Bantuan umumnya disalurkan berbasis lokasi, bukan kebutuhan spesifik penerima manfaat.

Upaya BPBA

  • Simulasi di Sekolah Disabilitas: BPBA telah melakukan simulasi di sekolah-sekolah disabilitas dengan metode komunikasi yang disesuaikan, seperti penggunaan bendera warna untuk penyandang tuna rungu.
  • Sistem Data Terintegrasi: BPBA menekankan pentingnya pembangunan sistem data terintegrasi berbasis digital yang dapat diakses lintas instansi untuk respons bencana yang lebih cepat dan tepat sasaran.
Layanan Kebencanaan Aceh Belum Optimal untuk Penyandang Disabilitas