Timeline Aceh
ajnn.net
ajnn.net

Luas Lahan Terbakar di Aceh Barat: BPBD vs HAkA, Siapa yang Benar?

29 Januari 2026 20:15

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah, menyatakan bahwa data luas lahan terbakar yang mereka keluarkan telah diukur secara objektif melalui pengukuran langsung di lapangan. Mereka mengklaim bahwa metode ini lebih akurat karena berdasarkan pengamatan langsung di lokasi.

Sementara itu, Yayasan Hutan, Alam, dan Lingkungan Aceh (HAkA) mencatat luas lahan terbakar di Kabupaten Aceh Barat hingga 27 Januari 2026 mencapai lebih dari 200 hektare, jauh lebih besar dibandingkan data pemerintah daerah.

Perbedaan Data dan Metode

  • BPBD Aceh Barat: Menggunakan pengukuran langsung di lapangan, mencatat luas lahan gambut terbakar lebih dari 50 hektare.
  • HAkA: Menggunakan analisis citra satelit Planetscope, mencatat luas lahan terbakar sekitar 228 hektare.

Dampak dan Pertanyaan

  • Dampak: Perbedaan data ini menimbulkan kekhawatiran tentang akurasi dan metode pengukuran.
  • Pertanyaan: Siapa yang benar? Bagaimana metode pengukuran yang tepat?

Konteks Aceh Barat

  • Wilayah Terdampak: Tujuh kecamatan, termasuk Johan Pahlawan, Woyla, dan Meureubo.
  • Potensi Meluas: Kebakaran berpotensi terus meluas, mempengaruhi masyarakat setempat.

Kesimpulan

Perbedaan data antara BPBD dan HAkA menimbulkan pertanyaan penting tentang metode pengukuran dan akurasi data. Kasus ini mengingatkan kita tentang pentingnya transparansi dan akurasi dalam pengelolaan bencana.

Luas Lahan Terbakar di Aceh Barat: BPBD vs HAkA, Siapa yang Benar?
0123456789