News
BPD Aceh Didesak Naik Kelas Hadapi Penurunan Dana Transfer Daerah
2 jam yang lalu
Bank Pembangunan Daerah (BPD) dinilai semakin strategis dalam menopang ekonomi daerah di tengah meningkatnya tekanan fiskal dan tren penurunan dana transfer ke daerah (TKD). Hal ini mengemuka dalam Seminar Nasional BPD yang digelar Asosiasi Bank Pembangunan Daerah bersama Bank Jateng di Surakarta, Jawa Tengah.
Seminar bertema "Memperkuat Peran BPD sebagai Mitra Strategis Pemerintah Daerah melalui Inovasi Pembiayaan dan Pinjaman Daerah" ini menjadi bagian dari rangkaian Undian Tabungan Simpeda Nasional. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menekankan bahwa BPD merupakan indikator penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Peran Strategis BPD
- BPD sebagai penggerak ekonomi daerah: BPD didorong untuk bertransformasi menjadi penggerak utama ekonomi regional, bukan hanya sebagai tempat parkir dana pemerintah daerah.
- Kolaborasi antar-BPD: Direktur Utama Bank Jateng, Bambang Widiyatmoko, mendorong kolaborasi antar-BPD melalui skema pembiayaan bersama untuk mendukung proyek-proyek strategis daerah.
- Inovasi pembiayaan: Ketua Umum Asosiasi Bank Pembangunan Daerah, Agus H. Widodo, menekankan pentingnya inovasi pembiayaan, termasuk skema pinjaman daerah dengan prinsip kehati-hatian.
Tantangan dan Peluang
- Penurunan TKD: Tren penurunan TKD sejak 2020 menjadi momentum bagi BPD untuk memperkuat kontribusi dalam pembangunan daerah.
- Keterbatasan fiskal: Keterbatasan fiskal menjadi tantangan utama pemerintah daerah, dengan lebih dari 80 persen pembangunan daerah ditopang oleh investasi.
