Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

BPP Peudada Bireuen Jadi Lahan Percontohan Agropolitan Pertanian

01 Februari 2026 12:38

Komplek Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Peudada Bireuen sejak beberapa waktu lalu digarap dan ditanami berbagai jenis tanaman palawija. Ini diharapkan menjadi lahan percontohan agropolitan pertanian di Bireuen. Hal tersebut disampaikan Kepala BPP Peudada, Zulfikar kepada Serambinews.com, Sabtu (31/1/2026).

Amatan Serambinews.com di lahan Komplek BPP Peudada sudah ada tanaman tomat, cabe merah, labu air dan kacang tanah. Selain itu ada bibit sawi, selada, kangkung sudah ditanami. Ada lahan seluas 500 meter lebih sedang digarap untuk ditanami cabe merah. Kebutuhan air menyiram tanaman sudah ada sumur bor.

Tanaman dan Perencanaan

  • Tanaman yang ditanami: tomat, cabe merah, labu air, kacang tanah, sawi, selada, kangkung.
  • Lahan seluas 500 meter sedang digarap untuk cabe merah.
  • Kebutuhan air sudah ada sumur bor.
  • Bibit yang disemai: cabe merah, cabai rawit, daun sup, selada, terong ungu, labu air, batang tomat, ikan lele dumbo.
  • Lahan yang dipersiapkan: 3.000 batang cabai merah, melon menggunakan polybag.
  • Luas kompleks: 4,5 hektar, dengan sawah sekitar 2 hektar, lahan kantor dan perumahan 1 hektar, dan lahan demplot sekitar 1 hektar.

Tujuan dan Harapan

  • Tujuan: Memberdayakan lahan kosong dan menjadi contoh bagi petani milenial.
  • Harapan: Motivasi dari Kementerian Pertanian dan pembangunan irigasi yang rusak berat akibat banjir.
  • Dukungan: Dana swadaya dan sponsor dari Pupuk Indonesia serta distributor pupuk di Bireuen.

Zulfikar mengatakan, ia bersama teman-teman penyuluh pertanian wilayah Peudada akan berusaha membericontoh bagi petani untuk memberdayakan lahan kosong. Dengan ada lahan demplot ini, siapa saja petani milenial yang ingin berjalar ataupun ingin mengadopsi berbagai macam ilmu pertanian, bisa datang ke BPP Peudada.

Konsep kedepan kita merangkul semua alumni pertanian supaya dapat berkolaborasi di BPP Peudada ini, ujarnya di lokasi. Adapun bibit sedang di semai yaitu cabe merah, cabai rawit, daun sup, selada, terong ungu, dan juga labu air sudah berusia dua bulan, batang tomat, juga akan memelihara ikan lele dumbo memanfaatkan kolam telah ada tinggal dibersihkan.

Untuk menanam cabai merah 3.000 batang lahan lagi dipersiapkan dengan melibatkan anggota kelompok tani, dan disamping pagar juga rencana akan ditanam melon menggunakan polybag.

Kita upayakan lahan yang ada di BPP Peudada ini tidak ada lahan kosong. Luas kompleks ini 4,5 hektar, untuk sawah sekitar 2 hektar, lahan kantor dan perumahan 1 hektar, dan lahan demplot sekitar 1 hektar, jelasnya.

Di BPP Peudada ini ada 13 penyuluh pertanian dengan wilayah kerja 52 gampong di Kecamatan Peudada, dan masyarakat hampir 80 persen mata pencaharian dari sektor pertanian.

Jadi kita buat program ini sehingga ke depan diharapkan ada motivasi atau perhatian dari Kementerian Pertanian betul-betul memperhatikan Peudada, terutama masyarakat mengharapkan pembangunan irigasi telah rusak berat ekses banjir, harapnya.

Kepala BPP Peudada Zulfikar juga mengatakan terkait kebutuhan dana membuat lahan demplot ini secara swadaya dan telah meminta dukungan sponsor dari Pupuk Indonesia dan juga distributor pupuk di Bireuen sebagai mitra BPP Peudada, jelasnya.

BPP Peudada Bireuen Jadi Lahan Percontohan Agropolitan Pertanian
0123456789