News
BRA & FISIP Universitas Almuslim Perkuat SDM Aceh Pascakonflik
09 Februari 2026 15:34
Badam Reintegrasi Aceh (BRA) bersama Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Almuslim resmi menjalin kerja sama Tridarma Perguruan Tinggi sebagai upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) Aceh pascakonflik. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Implementation of Agreement (Perjanjian Pelaksanaan) antara BRA dan FISIP Universitas Almuslim, yang meliputi bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan kapasitas SDM.
Penandatanganan berlangsung dalam rangkaian kuliah umum yang disampaikan Ketua BRA, Jamaluddin, di Kampus Universitas Almuslim, Matang Glumpang Dua, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, Rabu lalu.
Peran Pendidikan dalam Perdamaian Aceh
Dalam pemaparannya, Jamaluddin menegaskan pentingnya peran pendidikan dalam menjaga dan memperkuat keberlanjutan perdamaian Aceh dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
- Perdamaian Aceh tidak boleh berhenti pada kesepakatan masa lalu. Ia harus terus dirawat dan diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan dunia pendidikan.
- BRA memiliki peran strategis dalam memastikan proses reintegrasi dan pembangunan pascakonflik berjalan berkelanjutan, salah satunya melalui penguatan kapasitas generasi muda.
- Perdamaian Aceh perlu didukung oleh peran aktif generasi muda melalui pendidikan, agar mampu merumuskan skema penyelesaian konflik yang komprehensif, menyeluruh, dan berkelanjutan dalam bingkai NKRI.
Dukungan Akademik untuk Korban Konflik
Jamaluddin juga menekankan pentingnya dukungan akademik dari perguruan tinggi agar mantan kombatan, tahanan politik (tapol), narapidana politik (napol), serta korban konflik memperoleh hak pendidikan yang layak dan setara.
- Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam memastikan tidak ada kelompok masyarakat yang tertinggal, termasuk mereka yang terdampak konflik.
Apresiasi dari FISIP Universitas Almuslim
Sementara itu, Dekan FISIP Universitas Almuslim, Jamaluddin, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ketua BRA yang telah berbagi wawasan dan pengalaman kepada sivitas akademika.
- Ilmu dan perspektif yang disampaikan diharapkan menjadi bekal penting bagi mahasiswa, tidak hanya dalam proses akademik, tetapi juga dalam kontribusi nyata membangun Aceh ke arah yang lebih baik.
