News
TNI Bangun Jembatan Garuda untuk Buka Isolasi Warga Aceh Tengah
2 jam yang lalu
Prajurit TNI sedang membangun jembatan perintis Garuda di Desa Reje Payung, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah. Jembatan ini bertujuan untuk membuka keterisoliran dan meningkatkan akses transportasi serta ekonomi bagi lebih dari 700 jiwa di Desa Reje Payung dan Desa Jamat.
Proyek ini telah memasuki tahapan III dengan progres pekerjaan fisik mencapai 7,07%. Pembangunan jembatan yang dimulai pada 6 April 2026 ini melibatkan kolaborasi antara personel TNI, masyarakat setempat, dan tenaga tukang ahli.
Progres Pembangunan
- Pembersihan lokasi dan pemasangan tali poros jembatan telah selesai.
- Penggalian lubang pondasi untuk abutment A1 dan B1 telah mencapai tahap pengecoran lantai pondasi.
- Penggalian pondasi abutmen A2 dan B2 telah mencapai 85%.
- Tahap berikutnya akan fokus pada pengecoran abutment secara menyeluruh, pemasangan pylon, dan perakitan rangka jembatan.
Spesifikasi Jembatan
- Panjang: 110 meter
- Lebar: 1,2 meter
- Kapasitas tonase maksimal: 1 ton
- Membentang di atas sungai selebar 90 meter dengan debit air fluktuatif.
Jembatan Garuda diharapkan menjadi solusi permanen bagi keterbatasan akses yang selama ini menghambat mobilitas dan aktivitas ekonomi warga di wilayah terpencil Aceh Tengah. Meski cuaca di lokasi kerap mendung, situasi pengerjaan tetap aman dan kondusif.
