News
35 Huntara Siap Tempati Warga Arakundo Jelang Ramadan, Bupati Aceh Timur Serahkan Kunci
26 Januari 2026 09:13
Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, meresmikan 35 unit rumah hunian sementara (huntara) untuk warga terdampak banjir di Gampong Arakundo, Kecamatan Simpang Ulim. Peresmian ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam mempercepat pemulihan pascabencana banjir. Huntara tersebut dilengkapi berbagai fasilitas penunjang seperti mushala, dapur umum, WC, serta fasilitas listrik dan internet gratis.
Bupati menyatakan bahwa seluruh unit huntara telah selesai 100 persen dan siap ditempati oleh warga, terutama menjelang bulan suci Ramadan. Selain di Gampong Arakundo, pembangunan huntara juga sedang berlangsung di wilayah lain di Kecamatan Simpang Ulim, dengan progres mencapai lebih dari 85 persen.
Kondisi Terkini dan Data Kerusakan
- Jumlah rumah rusak berat di Kabupaten Aceh Timur mencapai 3.834 unit.
- Dana Tunggu Hunian tercatat sebanyak 430 unit, sementara kebutuhan huntara mencapai 3.413 unit.
- Progres fisik pembangunan huntara saat ini telah mencapai 749 unit, terdiri dari 637 unit insitu dan 112 unit komunal.
- Sebanyak 2.664 unit huntara belum memasuki tahap pembangunan.
Fasilitas dan Bantuan
Setiap unit huntara dilengkapi dengan dua ranjang, kasur, bantal, kipas angin, lemari plastik, serta terpal pada bagian lantai. Bupati meminta pihak desa berkoordinasi dengan posko kabupaten untuk penambahan kasur jika diperlukan oleh keluarga dengan jumlah anggota lebih banyak.
Komitmen Pemerintah
Bupati mengakui bahwa seluruh data kerusakan untuk pembangunan huntara tahap pertama telah ditangani. Ia juga membuka ruang pengajuan data lanjutan pada gelombang kedua dengan catatan data yang disampaikan harus valid dan tidak bersifat manipulatif. Pemerintah Kabupaten Aceh Timur telah menurunkan tim verifikasi ke gampong-gampong untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
Bupati berharap masyarakat dapat bersabar sembari pemerintah terus bekerja maksimal dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak, mulai dari pemerintah desa, relawan, hingga pihak swasta, atas kerja sama dan kepedulian dalam membantu warga terdampak banjir.
