News
3.843 Rumah Rusak Berat di Aceh Timur, BNPB Bangun 2.594 Huntara
14 jam yang lalu
Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, meresmikan pembangunan hunian sementara (huntara) di Gampong Pante Rambong, Kecamatan Pante Bidari, Jumat (16/1/2026). Pembangunan ini merupakan bagian dari upaya penanganan pascabencana banjir yang melanda 19 kecamatan di Aceh Timur.
Bupati Al-Farlaky menyampaikan apresiasi kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) atas kolaborasi dalam percepatan pembangunan huntara. Ia juga menjelaskan bahwa setelah tahapan hunian sementara, pemerintah akan melanjutkan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat korban banjir.
Pembangunan Huntara
- 3.843 unit rumah rusak berat di Aceh Timur, dengan 3.413 unit masuk dalam skema penanganan hunian sementara.
- 2.594 unit huntara akan dibangun, dengan 600 unit ditangani langsung oleh BNPB.
- Huntara insitu dibangun di atas lahan milik warga atau di lokasi rumah korban sebelumnya.
Dana Tunggu Hunian (DTH)
- Warga yang belum bersedia menempati huntara akan menerima DTH sebesar Rp600 ribu per bulan.
- 430 data penerima DTH telah dinyatakan valid, dengan 200 di antaranya telah ditransfer ke rekening penerima.
Wilayah Terdampak
- Kecamatan Pante Bidari menjadi wilayah dengan jumlah rumah rusak berat terbanyak, yaitu 1.541 unit.
- Disusul oleh Kecamatan Rantau Peureulak dengan 391 unit dan Kecamatan Serbajadi dengan 330 unit.
Verifikasi dan Tepat Sasaran
- Pemerintah Kabupaten Aceh Timur akan membentuk tim verifikasi lintas sektor untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
- Tim ini melibatkan mahasiswa teknik, BNPB, BPBD, kejaksaan, dan kepolisian.
Bupati Al-Farlaky menegaskan pentingnya kejujuran dan keterbukaan dalam pendataan penerima bantuan. Ia mengajak seluruh unsur pemerintahan desa, camat, serta tokoh masyarakat untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam proses penanganan pascabencana.
Dewan Pengarah BNPB, Dr. Drs. Isroil Samihardjo, M.Def.Stud, menyampaikan optimisme bahwa seluruh permasalahan dapat diatasi secara bertahap di bawah kepemimpinan Bupati Aceh Timur.
