News
3.005 Huntara di Aceh Timur Sudah Ditempati Korban Bencana Hidrometeorologi
2 hari yang lalu
Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, mengumumkan bahwa 3.005 unit hunian sementara (huntara) telah ditempati oleh masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi yang terjadi akhir November 2025. Dari jumlah tersebut, 2.346 unit merupakan huntara insitu yang dibangun di tanah asal warga, sementara 659 unit lainnya merupakan huntara komunal yang terpusat di satu kawasan.
Huntara-huntara tersebut tersebar di 18 kecamatan di Aceh Timur, termasuk Madat, Pante Bidari, Peureulak Barat, Simpang Ulim, dan Banda Alam. Selain itu, masih ada 138 unit huntara insitu dan 14 kopel huntara komunal yang sedang dalam proses pembangunan, dengan progres yang bervariasi.
Kendala Pembangunan
- Lokasi yang jauh: Beberapa lokasi seperti Serbajadi, Pante Bidari, dan Simpang Jernih menyulitkan pengangkutan material.
- Keterbatasan material: Ketersediaan material yang terbatas juga menjadi kendala dalam pembangunan huntara.
Target Penyelesaian
Pemerintah Kabupaten Aceh Timur bersama BNPB berusaha menyelesaikan pembangunan huntara sebelum Idul Fitri 1447 Hijriah. Upaya ini bertujuan untuk memastikan bahwa korban bencana dapat menempati hunian sementara dengan layak dan nyaman.
