Bupati Nagan Raya, TR Keumangan, membuka Temu Karya Sinkronisasi Implementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) di Gedung Program Magister Manajemen, Universitas Syiah Kuala. Kegiatan ini bertujuan mempercepat pembangunan ekonomi berkelanjutan di Nagan Raya melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Temu karya ini merupakan langkah strategis untuk memastikan program pembangunan daerah selaras, terukur, dan berdampak nyata bagi masyarakat. Bupati TR Keumangan menekankan pentingnya strategi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, dengan fokus pada peningkatan produktivitas sektor-sektor ekonomi potensial di Nagan Raya.
Fokus Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan
-
Sinkronisasi Program Lintas Sektor: Forum ini dirancang untuk menyelaraskan program lintas sektor agar arah pembangunan daerah benar-benar selaras dan terukur.
-
Kolaborasi dengan Universitas Syiah Kuala: Pemerintah Kabupaten Nagan Raya berkolaborasi dengan Pusat Riset Komunikasi Pemasaran, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Kita Kreatif) Universitas Syiah Kuala untuk memastikan pembangunan berbasis data dan riset.
-
Peningkatan Produktivitas Ekonomi: Bupati TR Keumangan menekankan pentingnya meningkatkan produktivitas sektor-sektor ekonomi potensial di Nagan Raya.
-
Kemandirian Keuangan Daerah: Forum ini juga membahas strategi memperkuat kemandirian keuangan daerah, termasuk pembentukan Badan Usaha Milik Daerah sebagai instrumen penguatan kapasitas keuangan.
Komitmen Pemerintah Daerah
-
Optimalisasi Sumber Daya: Pemerintah Kabupaten Nagan Raya berkomitmen meningkatkan efektivitas dan efisiensi pembangunan melalui optimalisasi sumber daya yang disertai penguatan akuntabilitas dan transparansi.
-
Sinergi dengan Pemerintah Aceh: Pemerintah Aceh melalui Kepala Bappeda Aceh, Zulkifli, menyoroti urgensi penyelarasan RPJM di berbagai tingkatan pemerintahan dan berharap Pemerintah Kabupaten Nagan Raya mampu menjalankan RPJM secara optimal.
-
Dialog Substantif: Temu karya ini menjadi ruang dialog substantif antara pemerintah daerah, akademisi, dan pemangku kepentingan strategis untuk membahas sinkronisasi RPJM dan arah pembangunan berbasis visi-misi kepala daerah.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Sabang Hadapi TPA Lhok Batee Hampir Penuh, Sisa Kapasitas Satu Tahun
Persoalan sampah di Kota Sabang dinilai mulai memasuki fase yang mengkhawatirkan.
Petani sawit Aceh Tamiang terkena harga TBS turun tajam hingga Rp2.120/kg
Dalam hitungan pekan, harga yang sebelumnya sempat menyentuh kisaran Rp3.300 per kilogram kini merosot tajam menjadi hanya Rp2.120 per
Petani Bireuen Tenang, Air Pump Dibangun untuk Sawah","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":80,"Education":70,"FinalScore":79,"Summary":"Kementerian PertanianRI
Kementerian Pertanian (Kementan) RI membangun 82 unit sarana air pump di Kabupaten Bireuen untuk mendukung
Warga Aceh Besar Menanti Daging Kurban dari 170 Hewan","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":60,"Evidence":90,"LongTermValue":60,"Education":60,"FinalScore":77,"Summary":"Madrasah di Aceh Besar
Madrasah di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar menyembelih sebanyak 170 hewan kurban pada


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.