News
Rekayasa Lalu Lintas Jembatan Kutablang Bireuen Cegah Kemacetan Mudik
3 hari yang lalu
Menjelang arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 H, Polres Bireuen melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) melakukan rekayasa lalu lintas di Jembatan Kutablang. Langkah ini diambil untuk mencegah antrian panjang dan kemacetan yang biasanya terjadi saat volume kendaraan meningkat tajam menjelang hari raya.
Kasat Lantas Polres Bireuen, AKP Aditya menjelaskan, bahwa mulai Jumat, 13 Maret 2026, arus kendaraan akan dibagi melalui dua jalur alternatif yakni, Jembatan Bailey Kutablang dan Jembatan Bailey Awe Geutah. Pengendara wajib mematuhi arahan petugas, tidak saling mendahului, dan tetap berada di jalurnya masing-masing demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcar lantas).
Tujuan Rekayasa Lalu Lintas
- Mencegah kemacetan saat arus mudik dan balik Lebaran.
- Mengurangi beban Jembatan Bailey Kutablang yang dalam kondisi darurat.
- Menjaga keawetan jembatan hingga jembatan permanen selesai dibangun.
- Meningkatkan kelancaran dan keamanan perjalanan warga.
Imbauan kepada Masyarakat
- Mematuhi arahan petugas lalu lintas.
- Tidak saling mendahului dan tetap berada di jalurnya masing-masing.
- Mendukung rekayasa lalu lintas untuk kelancaran arus mudik dan keselamatan bersama.
Rekayasa lalu lintas di Jembatan Kutablang dan Awe Geutah adalah upaya strategis untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan menjelang Idul Fitri. Dengan pembagian jalur, sistem satu arah, serta pengaturan khusus bagi kendaraan vital tersebut, diharapkan arus mudik di Kabupaten Bireuen berjalan lancar, aman, dan nyaman.
