News
Dosen Unsam Bagikan Pakaian Dalam untuk Cegah Penyakit Kulit di Aceh Tamiang
19 Februari 2026 22:34
Banjir bandang yang melanda Desa Lhok Medang Ara, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik tetapi juga ancaman serius terhadap kesehatan masyarakat. Lingkungan yang lembap dan terganggunya sanitasi pascabanjir meningkatkan risiko infeksi kulit di kalangan warga.
Menanggapi hal ini, Dosen Universitas Samudra (Unsam), Silvia Anzitha, S.P., M.Agr., bersama timnya mendistribusikan pakaian dalam layak pakai kepada warga terdampak. Program ini bertujuan untuk mencegah penyakit kulit seperti jamur, gatal-gatal, dan iritasi yang dapat timbul akibat penggunaan pakaian yang tidak layak atau berbagi pakaian dengan anggota keluarga lain.
Distribusi Pakaian Dalam yang Tepat Sasaran
- Tim melakukan pendataan kepala keluarga terdampak untuk menyesuaikan bantuan berdasarkan jumlah anggota keluarga serta kebutuhan ukuran dan jumlah pakaian.
- Lebih dari 50 kepala keluarga di Desa Lhok Medang Ara telah menerima bantuan ini.
- Setiap paket bantuan disesuaikan dengan kebutuhan keluarga, baik dari segi ukuran maupun jumlah.
Edukasi Kesehatan Kulit Pascabanjir
- Tim memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan kulit pascabanjir.
- Materi yang disampaikan meliputi cara mencuci dan mengeringkan pakaian dengan benar, pentingnya mengganti pakaian dalam secara rutin, serta mengenali tanda-tanda awal penyakit kulit.
Apresiasi dari Warga dan Pemerintah Desa
- Kepala Desa Lhok Medang Ara, Alimun, menyampaikan apresiasi atas kepedulian tim dosen Unsam.
- Salah seorang warga penerima bantuan, Sawiyah, mengaku sangat terbantu karena rumahnya terendam banjir hingga seluruh pakaian rusak.
Keberlanjutan Program
- Tim berencana melanjutkan pemantauan kesehatan kulit warga serta menjalin kolaborasi dengan pemerintah daerah dan lembaga sosial untuk keberlanjutan program.
- Silvia berharap inisiatif ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain yang mengalami bencana serupa.
