News
Cekcok Berujung Maut di Peureulak Barat, Polisi Rekonstruksi Pembunuhan
21 Januari 2026 19:59
Polres Aceh Timur menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan yang melibatkan AN (43) sebagai tersangka dan Khairul Nasir (54) sebagai korban. Kejadian ini terjadi di Gampong Keubon Teumpeun, Kecamatan Peureulak Barat, pada 29 Desember 2025. Rekonstruksi berlangsung selama 45 menit dan mencakup 10 adegan yang memperlihatkan rangkaian peristiwa sejak awal hingga terjadinya pembunuhan.
Menurut Kasat Reskrim Polres Aceh Timur, AKP Novrizaldi, kasus ini bermula dari niat tersangka untuk mencuri buah tandan segar (BTS) di kebun Banda Aceh Sakti Jaya (BAS). Saat menuju lokasi, tersangka bertemu korban yang melintas menggunakan sepeda motor Honda Vario. Tersangka kemudian meminta tumpangan kepada korban, yang berujung pada cekcok dan pembunuhan.
Rincian Kejadian
- Awal Mula: Tersangka AN berniat mencuri BTS di kebun BAS dan membawa parang.
- Pertemuan: Tersangka bertemu korban yang melintas menggunakan sepeda motor dan meminta tumpangan.
- Cekcok: Saat tersangka meminta turun dari sepeda motor, terjadi percakapan yang berujung cekcok.
- Pembunuhan: Tersangka mengayunkan parang ke arah leher kiri korban, disusul ayunan kedua yang mengenai bahu kiri, menyebabkan korban terjatuh dan meninggal dunia.
Dampak dan Pelajaran
Kasus ini menyoroti pentingnya pengendalian emosi dan keamanan di wilayah Aceh Timur. Masyarakat diharapkan dapat belajar dari kejadian ini untuk menghindari konflik yang dapat berujung pada tindakan kekerasan. Polisi terus melakukan investigasi untuk memastikan keadilan bagi korban dan keluarga.
Langkah Selanjutnya
Polisi akan terus melakukan penyidikan untuk mengungkap motif dan detail lebih lanjut dari kasus ini. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan bekerja sama dengan pihak berwajib dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Aceh Timur.
Dengan adanya rekonstruksi ini, diharapkan kasus dapat segera diselesaikan dan memberikan keadilan bagi korban serta keluarga yang ditinggalkan. Masyarakat juga diingatkan untuk selalu menjaga sikap dan perilaku agar tidak terjerumus dalam konflik yang dapat merugikan banyak pihak.
