Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Warga Aceh Timur Sambut Puasa di Tengah Reruntuhan Banjir dan Trauma

17 Februari 2026 21:31

Bulan Ramadhan tahun ini tidak semeriah biasanya bagi warga Desa Ujung Karang, Kecamatan Sebajadi, Aceh Timur. Usman, seorang ayah dengan lima anak, kehilangan rumah, lahan pertanian, dan sepeda motor dalam banjir yang melanda daerahnya. Ia kini tinggal di bangunan PAUD yang selamat dari bencana, sementara banyak warga lain masih mengungsi di tenda-tenda darurat.

Bencana banjir tidak hanya merusak harta benda, tetapi juga meninggalkan trauma mendalam. Setiap hujan turun, warga dilanda kepanikan dan waspada, takut banjir kembali melanda. Usman dan keluarga berusaha menjalani ibadah puasa dengan bersyukur, meskipun dalam keterbatasan yang sangat berat.

Dampak Banjir terhadap Kehidupan Warga

  • Rumah dan harta benda hilang: Usman kehilangan rumah dan semua harta bendanya, termasuk lahan pertanian yang menjadi sumber penghidupan.
  • Trauma mendalam: Warga masih waspada dan khawatir setiap hujan turun, takut banjir kembali terjadi.
  • Kehidupan di pengungsian: Banyak warga masih tinggal di tenda-tenda darurat atau bangunan publik yang selamat dari banjir.
  • Keterbatasan ekonomi: Usman dan warga lainnya kehilangan mata pencaharian, membuat persiapan menjelang Ramadhan menjadi sangat sulit.

Harapan dan Tantangan ke Depan

Usman dan warga Ujung Karang berharap dapat memulai hidup kembali, meskipun tantangan yang dihadapi sangat besar. Mereka membutuhkan bantuan dari berbagai pihak untuk membangun kembali rumah dan kehidupan mereka. Kondisi ini menyoroti pentingnya upaya pemulihan pasca-bencana dan dukungan berkelanjutan bagi masyarakat yang terdampak.

Warga Aceh Timur Sambut Puasa di Tengah Reruntuhan Banjir dan Trauma
0123456789