Ancaman bencana hidrometeorologi yang semakin intens di Aceh menjadi perhatian utama dalam forum CIVIL INSIGHT yang diselenggarakan oleh Departemen Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala (USK). Kegiatan ini bertujuan untuk merumuskan solusi konkret dalam pembangunan infrastruktur Aceh yang lebih tangguh, adaptif, dan berkelanjutan pascabencana.
Forum ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh Ir. T. Robby Irza, serta para pimpinan instansi strategis seperti Dinas PU, Balai Wilayah Sungai, BMKG, BPMA, dan BPTD Aceh. Kegiatan ini juga melibatkan sekitar 250 peserta secara hybrid.
Dampak dan Solusi Infrastruktur Tangguh
- Bencana tidak bisa dihindari, tetapi dampaknya bisa diminimalkan melalui perencanaan dan infrastruktur yang tepat.
- Prioritas penanganan meliputi normalisasi muara sungai, pembangunan sabo dam pengendali sedimen, penyediaan rumah hunian pascabencana, percepatan perbaikan jalan dan jembatan, serta rehabilitasi fasilitas pendidikan dan umum.
- Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) dengan pendekatan Build Back Better fokus pada sektor infrastruktur (58 persen), perumahan (25 persen), ekonomi (10 persen), sosial (4 persen), dan lintas sektor (3 persen).
- Inovasi Rumah Layak Huni Baja Hollow diperkenalkan sebagai alternatif hunian pascabencana yang ramah lingkungan, meminimalkan penggunaan kayu dan mengandalkan baja hollow sebagai struktur utama.
Kontribusi Mahasiswa dan Sinergi Pemerintah
- Sebanyak 1.500 mahasiswa Fakultas Teknik USK diterjunkan melalui KKN Tematik untuk membantu masyarakat terdampak bencana di Pidie Jaya, Aceh Tamiang, dan Aceh Utara.
- Sinergi pemerintah, akademisi, dan praktisi menjadi fondasi utama dalam menghadirkan solusi inovatif dan aplikatif bagi Aceh.
Kegiatan CIVIL INSIGHT ditutup dengan harapan forum ini melahirkan gagasan strategis dan kolaborasi nyata untuk mewujudkan Aceh yang lebih siap, kuat, dan berdaya menghadapi bencana di masa depan.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Sabang Hadapi TPA Lhok Batee Hampir Penuh, Sisa Kapasitas Satu Tahun
Persoalan sampah di Kota Sabang dinilai mulai memasuki fase yang mengkhawatirkan.
Petani sawit Aceh Tamiang terkena harga TBS turun tajam hingga Rp2.120/kg
Dalam hitungan pekan, harga yang sebelumnya sempat menyentuh kisaran Rp3.300 per kilogram kini merosot tajam menjadi hanya Rp2.120 per
Petani Bireuen Tenang, Air Pump Dibangun untuk Sawah","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":80,"Education":70,"FinalScore":79,"Summary":"Kementerian PertanianRI
Kementerian Pertanian (Kementan) RI membangun 82 unit sarana air pump di Kabupaten Bireuen untuk mendukung
Warga Aceh Besar Menanti Daging Kurban dari 170 Hewan","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":60,"Evidence":90,"LongTermValue":60,"Education":60,"FinalScore":77,"Summary":"Madrasah di Aceh Besar
Madrasah di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar menyembelih sebanyak 170 hewan kurban pada


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.