News
Curah Hujan Aceh Turun, BMKG Imbau Warga Hemat Air Bersih di Musim Kemarau
24 Januari 2026 16:53
Curah hujan di seluruh wilayah Aceh mengalami penurunan signifikan, menurut data terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Kondisi ini terpantau secara merata, meskipun secara klimatologis tidak semua wilayah telah memasuki musim kemarau. BMKG mengimbau warga untuk lebih bijak dan hemat dalam penggunaan air bersih.
Menurut Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi Aceh, Rizal, penurunan curah hujan ini terjadi berdasarkan monitoring perkembangan musim dan analisis dasarian terakhir. Beberapa wilayah di pesisir utara dan timur Aceh, seperti Aceh Tamiang, Kota Langsa, Aceh Timur, Aceh Utara, Lhokseumawe, Bireuen, Pidie, Pidie Jaya, dan sebagian besar Aceh Besar, secara normal mulai memasuki musim kemarau pertama pada Februari.
Dampak dan Imbauan
- Curah hujan rendah: Seluruh wilayah Aceh mengalami penurunan curah hujan, meskipun tidak semua wilayah secara klimatologis telah memasuki musim kemarau.
- Prakiraan cuaca: Untuk dua hari ke depan hingga sekitar 10 Februari 2026, curah hujan di Aceh diperkirakan masih berada pada kategori rendah.
- Wilayah yang terdampak: Pesisir utara dan timur Aceh, termasuk Aceh Tamiang, Kota Langsa, Aceh Timur, Aceh Utara, Lhokseumawe, Bireuen, Pidie, Pidie Jaya, dan sebagian besar Aceh Besar.
- Imbauan BMKG: Masyarakat Aceh diimbau untuk lebih hemat dan bijak dalam penggunaan air bersih untuk menghindari kekurangan air bersih dalam kehidupan sehari-hari.
Kondisi ini penting untuk diperhatikan mengingat dampaknya terhadap kehidupan sehari-hari warga Aceh, terutama dalam hal ketersediaan air bersih. BMKG terus memantau perkembangan cuaca dan musim untuk memberikan informasi yang akurat dan tepat waktu kepada masyarakat.
Wilayah yang Memasuki Musim Kemarau
- Aceh Tamiang, Kota Langsa, Aceh Timur, Aceh Utara, Lhokseumawe, Bireuen, Pidie, Pidie Jaya, dan sebagian besar Aceh Besar: Secara normal mulai memasuki musim kemarau pertama pada Februari.
- Banda Aceh, Sabang, dan sebagian Aceh Besar: Secara normal sudah memasuki musim kemarau pada awal Februari.
Dengan kondisi ini, masyarakat diharapkan dapat mengelola penggunaan air dengan lebih efisien dan bijaksana.
