News
Dacumesta: Warisan Gotong Royong Empat Gampong di Reubee Pidie
21 Januari 2026 00:59
Dacumesta, singkatan dari Daboh, Cut, Mesjid, dan Tanjong, adalah organisasi yang lahir dari empat gampong di Kemukiman Reubee, Kecamatan Delima, Kabupaten Pidie. Didirikan pada tanggal 23 September 1987, Dacumesta bertujuan untuk mempersatukan pemuda, menumbuhkan solidaritas, dan menghadirkan program nyata bagi masyarakat.
Program pertama yang digagas oleh Dacumesta adalah bantuan alat kematian dan tazhis jenazah, serta pendidikan agama sebagai fondasi moral dan spiritual generasi muda. Organisasi ini didukung oleh tokoh-tokoh visioner seperti Drs. Ismail A. Janan, Tgk. Tabrani Ahmad, Tgk. Samsul Bahri, dan para keuchik dari empat gampong tersebut.
Sejarah dan Harapan
- Latar Belakang: Dacumesta lahir dari pemikiran sederhana namun mendalam untuk menyatukan pemuda empat desa dan menghadirkan manfaat nyata.
- Program Unggulan: Bantuan alat kematian dan tazhis jenazah, serta pendidikan agama.
- Tokoh Pendiri: Drs. Ismail A. Janan, Tgk. Tabrani Ahmad, Tgk. Samsul Bahri, dan para keuchik dari empat gampong.
- Dukungan: Haji Sa’id Risjad, abang dari konglomerat Indonesia Ibrahim Risjad, membantu dalam pelaksanaan program awal.
Harapan Generasi Muda
Generasi muda berharap Dacumesta dapat:
- Menciptakan program kerja kreatif, relevan, dan berdampak positif bagi anggota serta masyarakat.
- Menyatukan pengurus dan anggota, mengesampingkan ego pribadi, dan bekerja sama demi kemajuan bersama.
- Mengembangkan omset organisasi, baik di dalam maupun luar daerah, agar Dacumesta tumbuh mandiri dan berdaya.
Nilai-Nilai Kebersamaan
Dacumesta bukan sekadar organisasi, melainkan roh kebersamaan empat gampong. Identitasnya terpatri dalam bait-bait puisi yang mencerminkan semangat gotong royong, silaturahmi, dan kebersamaan yang menjadi pusaka Dacumesta.
Daboh bersemi dalam cahaya, Cut bersatu menebar bahagia, Mesjid teduh tempat berdoa, Tanjong gagah menjunjung cita.
Empat gampong satu jiwa, Dacumesta wadah mulia, Gotong royong jadi pusaka, Silaturahmi teguh selamanya.
Reubee bersinar karena bersama, Delima harum dengan karya, Pidie bangga melihat nyata, Aceh jaya berkat Dacumesta.
