Kembalikesehatan

Warga Aceh Wajib Cek Kosmetik, 11 Produk Berbahaya Dilarang BPOM

Penulis

serambinews.com

Tanggal

11 Mei 2026

Warga Aceh Wajib Cek Kosmetik, 11 Produk Berbahaya Dilarang BPOM

BPOM mencabut izin edar sebelas produk kosmetik yang teruji mengandung bahan berbahaya seperti merkuri, hidrokinon, asam retinoat, deksametason, dan senyawa 1,4-dioksan yang berpotensi memicu kanker. Keputusan tersebut diumumkan setelah pengawasan rutin menunjukkan kontaminasi melambat ambang keamanan yang ditetapkan.

Warga Aceh yang menggunakan produk kecantikan dan perawatan tubuh disarankan untuk segera menghentikan pemakaian sebelas produk tersebut, terutama sampo SELSUN 7 Herbal dan SELSUN 7 Flowers yang terjangkau di toko-toko lokal. Pemeriksaan nomor izin edar melalui situs BPOM menjadi langkah penting untuk memastikan keamanan sebelum membeli atau menggunakan kosmetik apapun.

Bahaya Bahan dan Risiko Kesehatan

  • 11 produk kosmetik dilarang: BYOUT SKINCARE Brightening Spot Cream, BRASOV Nail Polish, LT BEAUTY SKIN WSC 2, MADAME GIE, SELSUN 7 Herbal, SELSUN 7 Flowers, TZUYU SKIN CARE, TZUYU SKIN CARE Glow Expert Night Cream, BEAUTYWISE Rejuvenating Facial Toner, MONESIA APOTHECARY (dua entri).
  • Bahan berbahaya yang terdeteksi: merkuri (kerusakan organ), hidrokinon dan pewarna merah K10 (perubahan warna kulit permanen, gangguan hati), asam retinoat (iritasi, teratogenik), deksametason (dermatitis, gangguan hormonal), serta 1,4-dioksan (potensi kanker).
  • Risiko kesehatan: iritasi kulit, perubahan pigmentasi permanen, kerusakan ginjal, gangguan hormonal, dan potensi memicu kanker pada paparan jangka panjang.
  • Rekomendasi untuk konsumen Aceh: periksa nomor izin edar di https://www.bpom.go.id, berhenti menggunakan produk yang terlibat, dan hubungi customer care produsen untuk penggantian gratis jika berlaku.
Verifikasi Konten

Baca Artikel di Sumber Asli

Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.

Kunjungi Website

Diskusi Hangat

0 Kontribusi Komunitas

Suara Anda Sangat Berarti

Jadilah pionir dalam diskusi ini.