Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Harga Emas di Aceh Anjlok Rp150 Ribu per Mayam, Warga Fokus Belanja Ramadan

16 Februari 2026 19:46

Harga emas di Aceh mengalami penurunan tajam pada Senin (16/2/2026). Penurunan ini mencapai Rp150.000 per mayam, terutama di Banda Aceh, disusul oleh wilayah pesisir dan pegunungan Gayo. Penurunan ini dipicu oleh fluktuasi harga emas global dan penguatan dolar AS.

Aktivitas transaksi emas di beberapa daerah melesu karena warga lebih fokus mempersiapkan kebutuhan untuk tradisi Meugang menyambut bulan suci Ramadan. Hanya wilayah Langsa yang masih mampu bertahan stabil dalam harga emas.

Rincian Penurunan Harga Emas di Aceh

  • Banda Aceh: Penurunan harga emas paling drastis, dengan harga emas murni yang sebelumnya mendekati level Rp9 juta kini turun jauh.
  • Bener Meriah: Harga emas mengalami penurunan, dan aktivitas transaksi mulai sepi karena warga beralih fokus berbelanja kebutuhan pokok untuk puasa.
  • Aceh Tengah: Harga emas perhiasan di Kota Takengon ikut melandai, dengan aktivitas jual beli di toko emas menurun drastis.
  • Lhokseumawe: Tren jual masih mendominasi pasar dalam sepekan terakhir, dengan harga terkoreksi sekitar Rp51.000 per mayam.
  • Langsa: Pasar emas di Langsa masih bertahan di harga penghujung pekan lalu.

Dampak Penurunan Harga Emas

  • Penurunan harga emas ini memberikan kesempatan bagi investor ritel untuk melakukan akumulasi aset atau "wait and see" sebelum harga kembali bergejolak.
  • Warga Aceh lebih memilih untuk mempersiapkan kebutuhan Ramadan daripada berinvestasi dalam emas.
  • Penurunan harga emas juga mempengaruhi aktivitas transaksi di toko-toko emas di berbagai daerah di Aceh.
Harga Emas di Aceh Anjlok Rp150 Ribu per Mayam, Warga Fokus Belanja Ramadan
0123456789