Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Harga Emas di Aceh Melesat, Takengon Tertinggi Dekati Rp9 Juta per Mayam

6 hari yang lalu

Harga emas di Aceh mengalami kenaikan signifikan pada Senin (23/2/2026), terutama di Takengon yang mendekati Rp9 juta per mayam. Kenaikan ini dipengaruhi oleh faktor geopolitik global dan fluktuasi mata uang yang mendorong investor beralih ke aset lindung nilai.

Di Banda Aceh, harga emas juga menguat, sementara di Lhokseumawe dan Bener Meriah tetap stagnan. Pasar emas batangan nasional juga menunjukkan performa positif dengan kenaikan harga yang agresif.

Rincian Harga Emas di Aceh

  • Banda Aceh: Harga emas per mayam merangkak naik meninggalkan level Rp 8,8 juta.
  • Takengon: Mencatatkan lonjakan harga emas yang cukup signifikan, mendekati Rp9 juta per mayam.
  • Lhokseumawe: Harga emas tidak mengalami perubahan dibandingkan hari sebelumnya.
  • Bener Meriah: Harga emas terpantau stagnan tanpa ada pergerakan.

Faktor Pendorong Kenaikan Harga

  • Faktor Geopolitik Global: Ketidakpastian global mendorong investor beralih ke aset lindung nilai seperti emas.
  • Fluktuasi Mata Uang: Pergerakan mata uang yang tidak stabil juga berkontribusi terhadap kenaikan harga emas.
  • Performa Pasar Nasional: Pasar emas batangan nasional menunjukkan performa positif dengan kenaikan harga yang agresif.

Dampak terhadap Masyarakat Aceh

  • Investor: Kenaikan harga emas menjadi kabar baik bagi investor yang ingin melakukan aksi ambil untung (profit taking).
  • UMKM: Pelaku UMKM yang bergantung pada emas sebagai aset lindung nilai perlu memantau perkembangan harga.
  • Warga: Masyarakat yang berencana membeli emas untuk kebutuhan pribadi atau investasi perlu mempertimbangkan waktu pembelian yang tepat.
Harga Emas di Aceh Melesat, Takengon Tertinggi Dekati Rp9 Juta per Mayam
0123456789