News
Harga Emas di Aceh Turun Drastis, Warga Khawatir Keuntungan Hilang
02 Februari 2026 17:42
Harga emas di Aceh turun drastis setelah sempat naik tajam. Di Banda Aceh, harga emas turun Rp 1,35 juta dalam tiga hari, dari Rp 9,9 juta menjadi Rp 8,5 juta per mayam. Penurunan ini dipicu oleh pelemahan harga emas dunia yang jatuh hampir 4 persen.
Warga Aceh khawatir kehilangan keuntungan investasi. Di Aceh Tengah, penurunan harga mencapai 40 persen. Di Takengon, penurunan harga juga drastis, membuat banyak warga yang terlanjur membeli di harga tinggi pekan lalu.
Dampak Penurunan Harga Emas
- Banda Aceh: Harga emas turun Rp 1,35 juta dalam tiga hari, dari Rp 9,9 juta menjadi Rp 8,5 juta per mayam.
- Aceh Tengah: Penurunan harga mencapai 40 persen dibandingkan pekan sebelumnya.
- Takengon: Penurunan harga di luar prediksi, banyak warga kehilangan keuntungan.
- Langsa: Harga emas turun dari Rp 10,2 juta menjadi Rp 8,8 juta.
Reaksi Warga
- Banda Aceh: Warga khawatir kehilangan keuntungan investasi.
- Aceh Tengah: Daya beli masyarakat sedikit meningkat, tetapi grafik warga yang menjual emas masih tinggi.
- Langsa: Pasar cenderung stabil dalam dua hari terakhir.
Harga Emas Batangan
- Emas Antam: Harga 1 gram emas Antam melonjak ke Rp 3,027 juta dari posisi sebelumnya Rp 2,860 juta.
- Pegadaian: Harga emas produksi UBS turun Rp 28.000 menjadi Rp 2,968 juta per gram.
Penurunan tajam pada emas perhiasan lokal dan melandainya harga di Pegadaian menjadi kesempatan bagi masyarakat yang ingin mulai berinvestasi. Namun, investor perlu waspada terhadap spread (selisih harga) yang kian melebar di awal bulan ini.
