News
Harga Emas di Aceh Melonjak, Langsa Tertinggi Rp9,5 Juta per Mayam
04 Februari 2026 17:53
Harga emas di Aceh melonjak tajam pada 4 Februari 2026, dengan Langsa mencapai Rp9,5 juta per mayam. Kenaikan harga dipicu oleh rebound harga emas dunia, yang naik dari US$ 4.659,8 ke US$ 4.947 per troy ons, atau 6,17 persen dalam waktu singkat.
Berbagai daerah di Aceh melaporkan kenaikan harga emas. Di Kota Langsa, harga emas perhiasan menembus level psikologis Rp 9,5 juta per mayam. Di Banda Aceh, harga naik sebesar Rp 460.000 di Toko Emas Bina Nusa dan Rp 450.000 di Toko Emas Al-Fath.
Rincian Harga Emas di Aceh
- Langsa: Rp 9,5 juta per mayam
- Banda Aceh: Rp 460.000 - Rp 450.000 per mayam
- Aceh Timur: Kenaikan signifikan sebesar Rp 133.000 per gram
- Lhokseumawe: Kenaikan dalam kurun waktu 24 jam
- Bener Meriah: Kenaikan mengikuti pergerakan pasar dunia
- Takengon: Transaksi tetap berjalan dengan penyesuaian gramasi pembelian
Dampak Sosial dan Ekonomi
Kenaikan harga emas di Aceh tidak hanya mempengaruhi pasar logam mulia, tetapi juga memiliki dampak sosial dan ekonomi yang signifikan. Masyarakat Aceh, terutama di wilayah-wilayah dengan harga emas tertinggi, dapat merasakan dampak langsung dari kenaikan harga ini.
Prediksi Masyarakat
Para analis memprediksi harga emas akan kembali mengejar rekor puncak dalam waktu dekat seiring dengan ketidakpastian ekonomi global. Ini dapat mempengaruhi keputusan investasi dan konsumsi masyarakat Aceh.
