News
Harga Daging Meugang di Langsa Stabil Rp 170 Ribu per Kg, Penjualan Turun Pasca Banjir
17 Februari 2026 10:00
Harga daging sapi untuk meugang pertama Ramadan 1446 Hijriah di Kota Langsa tetap dijual seharga Rp 170 ribu per kilogram. Harga ini sama dengan tahun sebelumnya, meskipun harga ternak dari peternak mengalami kenaikan akibat dampak banjir yang melanda wilayah tersebut.
Penjual daging di pasar Kota Langsa, Faisal (39), menyatakan bahwa harga jeroan juga tidak mengalami kenaikan. Paru-paru dijual Rp 120 ribu per kilogram, hati Rp 150 ribu per kilogram, babat Rp 60 ribu per kilogram, tulang rusuk Rp 120 ribu per kilogram, tulang biasa Rp 100 ribu per kilogram, usus Rp 50 ribu per kilogram, dan limpa Rp 150 ribu per kilogram. Meskipun harga ternak naik, harga daging tidak dapat dinaikkan karena pasar di Langsa sudah menentukan harga tersebut.
Dampak Banjir terhadap Penjualan Daging Meugang
- Penurunan Penjualan: Dampak banjir menyebabkan penurunan penjualan daging meugang tahun ini. Masyarakat lebih fokus pada pemulihan kerusakan akibat banjir.
- Jumlah Sapi yang Dipotong Berkurang: Faisal hanya memotong satu ekor sapi untuk meugang kali ini, sedangkan biasanya ia memotong dua atau tiga ekor sapi.
- Ekonomi Masyarakat Belum Normal: Ekonomi masyarakat Langsa masih belum pulih sepenuhnya pasca banjir, yang berdampak pada daya beli masyarakat.
Harga Daging dan Jeroan di Pasar Langsa
- Daging Sapi: Rp 170 ribu per kilogram
- Paru-paru: Rp 120 ribu per kilogram
- Hati: Rp 150 ribu per kilogram
- Babat: Rp 60 ribu per kilogram
- Tulang Rusuk: Rp 120 ribu per kilogram
- Tulang Biasa: Rp 100 ribu per kilogram
- Usus: Rp 50 ribu per kilogram
- Limpa: Rp 150 ribu per kilogram
Masyarakat Langsa diharapkan dapat segera pulih dari dampak banjir dan kembali menjalankan aktivitas ekonomi seperti biasa.
