News
Harga Emas di Pasar Aceh Naik Signifikan Akibat Konflik AS-Iran
5 jam yang lalu
Harga emas di Pasar Aceh, Banda Aceh, mengalami kenaikan signifikan pada Senin, 2 Maret 2026. Logam mulia tersebut kini diperjualbelikan di angka Rp 8.900.000 per mayam, naik dari sebelumnya Rp 8.500.000 per mayam. Kenaikan ini dipengaruhi oleh kondisi geopolitik dunia, khususnya pasca serangan Amerika dan Israel di Iran yang menyebabkan meninggalnya Ayatollah Ali Khamenei.
Penjual emas di Pasar Aceh memprediksi harga emas akan terus naik jika konflik antar negara tersebut tidak reda. Bahkan, harga emas diprediksi bisa mencapai Rp 10.000.000 per mayam. Sementara itu, harga emas Antam juga mengalami kenaikan dari Rp 3.300.000 per gram menjadi Rp 3.400.000 per gram. Harga emas 16 karat dan 17 karat masih tetap, yaitu Rp 2.400.000 per gram dan Rp 2.300.000 per gram.
Dampak Konflik AS-Iran
- Harga emas di Pasar Aceh naik menjadi Rp 8.900.000 per mayam
- Prediksi harga emas bisa mencapai Rp 10.000.000 per mayam jika konflik tidak reda
- Harga emas Antam naik menjadi Rp 3.400.000 per gram
- Harga emas 16 karat dan 17 karat tetap stabil
Kenaikan harga emas ini memberikan dampak langsung kepada masyarakat Aceh, terutama bagi mereka yang berinvestasi atau membutuhkan emas untuk keperluan tertentu. Konflik geopolitik global menunjukkan bagaimana kondisi internasional dapat mempengaruhi ekonomi lokal.
