Dana Desa (DD) Kabupaten Pidie tahun 2026 mengalami penurunan signifikan menjadi Rp 184,75 miliar dari Rp 502,7 miliar pada tahun 2025. Penurunan sebesar Rp 4,8 triliun ini disebabkan oleh dialihkannya 58% dana untuk pemberdayaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat melalui koperasi, namun juga menimbulkan pertanyaan tentang dampaknya terhadap pembangunan desa.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Pidie, Wahidin SSTP MSi, menjelaskan bahwa pencairan DD tahun 2026 dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama mencairkan 60% untuk gampong mandiri dan 40% untuk gampong tidak mandiri, sementara tahap kedua akan mencairkan sisanya setelah pertanggungjawaban kegiatan.
Penurunan Dana Desa
- Dana Desa Pidie tahun 2026: Rp 184,75 miliar
- Dana Desa Pidie tahun 2025: Rp 502,7 miliar
- Penurunan: Rp 4,8 triliun
- Penyebab: Dialihkan untuk Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)
Pencairan Dana
- Tahap pertama: 60% untuk gampong mandiri, 40% untuk gampong tidak mandiri
- Tahap kedua: 40% untuk gampong mandiri, 60% untuk gampong tidak mandiri
- Pencairan dilakukan dari KPPN Banda Aceh ke Rekening Kas Umum Gampong (RKUG)
Dampak Kebijakan
- Pemberdayaan Koperasi Desa Merah Putih diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat
- Penurunan dana desa berpotensi mempengaruhi pembangunan dan program pemberdayaan masyarakat di 730 gampong di Pidie
- Kebijakan ini memerlukan pemantauan untuk memastikan efektivitasnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Bireuen Terima 647 Tumpuk Daging Qurban dari USK","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":60,"Evidence":85,"LongTermValue":70,"Education":65,"FinalScore":78,"Summary":"Rumah Amal Masjid Jam
“Iduladha mengajarkan kita tentang makna pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian. Qurban ini merupakan wujud kepedulian keluarga besar USK
Warga Aceh Tamiang merasa lega saat 200 huntap siap Jun 2026
“Kami terus mendorong penyelesaian administrasi agar pembangunan tidak tertunda sambil menunggu legalisasi lahan selesai,” ujarnya.
Warga Aceh Menghadapi Kenaikan Harga Beras dan Tomat, Inflasi 5,12%
BANDA ACEH - Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh mencatat Provinsi Aceh mengalami inflasi sebesar 5,12 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu...
Siswa Lhokseumawe Terima 1.500 Paket School Kit PMI Pasca Banjir
PMI Kota Lhokseumawe bergerak cepat untuk membantu memulihkan semangat belajar anak-anak yang terdampak bencana banjir bandang.


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.