News
Dapur SPPG di Pidie Disegel, 2.682 Penerima Manfaat MBG Terdampak
25 Januari 2026 00:20
Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Saudagar Rakyat Aceh (Sura) di Gampong Lampeudeu Baroh, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, disegel secara sepihak oleh pemilik lokasi pada Sabtu 24 Januari 2026. Penyegelan ini menyebabkan terhentinya layanan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang mengakibatkan 2.682 penerima manfaat terdampak.
Penyegelan dilakukan oleh pemilik kompleks Perumahan Citra Karsa, Ichwan, yang menyatakan bahwa pihak pengelola dapur SPPG tidak kooperatif sejak dapur didirikan hingga saat ini beroperasi. Sementara itu, perwakilan Yayasan Sura, Muhammad Junaidi, mengaku terkejut dan belum mengetahui secara pasti alasan penyegelan tersebut.
Dampak Penyegelan
- 2.682 penerima manfaat dari berbagai satuan pendidikan dan posyandu terdampak.
- 47 relawan dan tiga Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia yang bekerja di dapur SPPG juga terdampak.
- Layanan MBG bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang disalurkan melalui Posyandu ikut terhenti.
Satuan Pendidikan Terdampak
- PAUD Alam Azkia: 35 penerima
- TK Alam Azkia: 44 penerima
- RA Al Bayyinah: 37 penerima
- TKN Keulibeut: 123 penerima
- SD Negeri 3 Peukan Pidie: 186 penerima
- SD Ibnu Mas’ud: 492 penerima
- SD Keulibeut: 149 penerima
- SD Peukan Baro: 156 penerima
- SMP Negeri 2 Peukan Pidie: 342 penerima
- SMP IT Ibnu Mas’ud: 52 penerima
- SMP MUQ: 194 penerima
- MTs MUQ: 185 penerima
- SMA MUQ: 205 penerima
Posyandu Terdampak
- Posyandu Cot Gunduek: 75 penerima
- Posyandu Dayah Tanoh: 33 penerima
- Posyandu Dayah Teungoh: 62 penerima
- Posyandu Dayah Tutong: 43 penerima
- Posyandu Keulibeut Keudee: 60 penerima
- Posyandu Keulibeut Ulee Ceu: 49 penerima
- Posyandu Keulibeut Ulee Tutue: 32 penerima
- Posyandu Lampeudeu Baroh: 52 penerima
- Posyandu Tumpok Laweung: 76 penerima
Hingga berita ini diturunkan, belum ada kejelasan terkait penyelesaian. Yayasan Sura berharap persoalan tersebut dapat segera diselesaikan agar layanan MBG kembali berjalan normal demi kepentingan ribuan penerima manfaat.
