Timeline Aceh

FEB Universitas Samudra Dorong Pemulihan Ekonomi Warga Seuneubok Pidie Lewat Inovasi Pakan Ternak

16 Februari 2026 17:16

Pascabanjir yang melanda Desa Seuneubok Pidie, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, roda perekonomian masyarakat sempat tersendat. Lahan pertanian terdampak, aktivitas usaha terganggu, dan biaya produksi peternakan meningkat. Menjawab kondisi tersebut, tim dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Samudra melaksanakan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Tanggap Bencana Tahun 2026 bertajuk “Banjir ke Bangkit: Pemulihan Ekonomi Pascabanjir melalui Pemanfaatan Tumbuhan Lokal sebagai Pakan Alternatif.”

Kegiatan yang digelar pada Februari 2026 ini menjadi respons nyata terhadap dampak bencana hidrometeorologi yang menekan sektor ekonomi warga, khususnya peternak kambing. Program ini bertujuan membantu masyarakat bangkit dengan memanfaatkan potensi lokal yang tersedia di sekitar desa sebagai solusi berkelanjutan dan berbiaya rendah.

Inovasi Pakan Ternak

Ketua tim pelaksana, Rahmat Maulidan, menjelaskan bahwa desa memiliki sumber daya melimpah yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Limbah dan hasil samping pertanian seperti dedak padi, bungkil sawit, tetes tebu, sagu, kulit kopi, bongkol jagung, serta kulit coklat dinilai memiliki nilai ekonomis tinggi jika diolah dengan tepat.

Melalui pengelolaan yang terukur, bahan-bahan ini dapat diolah menjadi pakan konsentrat berprotein tinggi. Selain meningkatkan bobot dan kualitas ternak kambing, biaya produksi peternak juga bisa ditekan secara signifikan.

Pelatihan dan Dukungan

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai pentingnya diversifikasi pakan berbasis bahan lokal. Masyarakat diberikan pemahaman tentang kandungan nutrisi, teknik pencampuran, hingga strategi produksi mandiri agar tidak bergantung sepenuhnya pada pakan pabrikan yang harganya relatif mahal.

Selanjutnya, tim menggelar praktik langsung pembuatan pakan konsentrat dengan komposisi terukur dan tambahan mineral guna memastikan kualitas nutrisi tetap terjaga. Pendekatan ini dilakukan agar warga tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu memproduksi pakan secara mandiri di tingkat rumah tangga maupun kelompok peternak.

Keterlibatan Mahasiswa

Kegiatan ini turut melibatkan mahasiswa Universitas Samudra yang berperan aktif dalam pendampingan teknis, membantu proses pencampuran, memfasilitasi diskusi, serta mendokumentasikan kegiatan sebagai bagian dari pembelajaran lapangan. Keterlibatan mahasiswa menjadi bagian penting dalam membangun kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat.

Antusiasme Warga

Antusiasme warga terlihat dari partisipasi aktif dalam sesi diskusi dan praktik pengolahan pakan. Bagi masyarakat Desa Seuneubok Pidie, program ini menjadi harapan baru di tengah tekanan ekonomi pascabencana.

Melalui semangat “Banjir ke Bangkit”, Universitas Samudra menegaskan komitmennya dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam pemulihan ekonomi daerah terdampak bencana. Diharapkan, inovasi sederhana berbasis potensi lokal ini dapat menjadi langkah awal bagi warga untuk kembali tumbuh, mandiri, dan lebih tangguh menghadapi tantangan ekonomi di masa mendatang.

FEB Universitas Samudra Dorong Pemulihan Ekonomi Warga Seuneubok Pidie Lewat Inovasi Pakan Ternak
0123456789