News
Dayah Darul Munawwarah Mubarak Bireuen Masih Tertimbun Lumpur, Menjelang Ramadhan
12 Februari 2026 20:58
Menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Dayah Darul Munawwarah Mubarak di Dusun Pante, Gampong Raya Dagang, Kecamatan Peusangan, Bireuen, masih jauh dari kata pulih. Areal dayah seluas 2.500 meter persegi itu hingga kini dipenuhi endapan lumpur tebal pasca banjir hidrometeorologi yang melanda Aceh pada penghujung November 2025 lalu.
Pada Kamis (12/2/2026), puluhan personel Polres Bireuen turun langsung melakukan kerja bakti membersihkan lumpur yang mengering di halaman dan lingkungan dayah. Mereka menggunakan sapu, cangkul, sekop, gerobak dorong, kain pel, hingga mesin semprot air untuk mengangkat sisa material banjir.
Kegiatan Bakti Polres Bireuen
- Puluhan personel Polres Bireuen turun langsung untuk membersihkan lumpur di dayah.
- Kegiatan dipimpin Ketua Tim, Iptu Misbahuddin, dengan koordinasi Kabag Ops Polres Bireuen, Kompol Darmansyah.
- Personel juga membantu merapikan kayu dan papan untuk pembangunan bilik santri serta memperbaiki mobiler dayah yang rusak.
Dampak Banjir pada Dayah
- Air banjir mencapai 1,5 meter, meninggalkan endapan lumpur tebal.
- Semua mobiler rusak, sebagian hilang. Al-Qur’an dan kitab hanyut, perangkat sound system rusak, bahkan satu balai pengajian roboh.
- Dayah Darul Munawwarah Mubarak merupakan cabang dari Dayah Darul Munawwarah Kuta Krueng, Pidie Jaya, dan menampung puluhan santri dari tingkat SD hingga SLTA.
Harapan Warga dan Pimpinan Dayah
- Pimpinan Dayah, Tgk Muliadi STU (36), mengungkapkan bahwa kondisi saat ini masih lumpuh total.
- Keuchik Gampong Raya Dagang, Mustafa (56), dan Kepala Dusun Pante, Khaidir (40), menegaskan bahwa masih banyak rumah warga yang tertimbun lumpur.
- Warga serta pengelola dayah berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah maupun dermawan agar sarana pendidikan dan lingkungan segera pulih.
- Harapan mereka sederhana yaitu agar ibadah dan aktivitas belajar santri bisa kembali berjalan dengan layak dan khusyuk di bulan suci.
