News
Warga Ketol Aceh Tengah Desak Pemkab Tuntaskan Longsor dan Relokasi
4 jam yang lalu
Ratusan warga Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, menggelar aksi unjuk rasa di halaman kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tengah. Mereka menuntut penanganan serius terhadap berbagai persoalan pascabencana banjir dan longsor yang dinilai diabaikan oleh pemerintah daerah.
Koordinator aksi, Sutris, menyatakan bahwa jika tuntutan terus diabaikan, masyarakat akan melakukan aksi lanjutan dengan jumlah massa yang lebih besar. Beberapa tuntutan utama termasuk penanganan tanah longsor di Kampung Pondok Balik, pembangunan jalan permanen, dan penetapan lahan relokasi permukiman baru.
Persoalan Utama
- Luas lubang amblas di Kampung Pondok Balik mencapai empat hektare dengan kedalaman 100 meter.
- Warga mendesak pembangunan jalan permanen dan perbaikan jalan alternatif agar layak dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
- Pemkab diminta menghentikan pembuangan air parit ke lokasi tanah amblas.
- Percepatan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi.
- Penyelesaian penetapan lahan relokasi permukiman baru bagi kampung-kampung terdampak bencana.
Tanggapan Pemkab
Perwakilan Pemkab Aceh Tengah, termasuk Kalaksa BPBD Andalika, Kepala Dinas PUPR Pijas Visara, dan Asisten Setdakab Jauhari, telah menemui massa. Namun, massa memilih tetap duduk bersila dan berupaya masuk ke gedung DPRK akibat terlalu lama menunggu kehadiran Bupati yang dikabarkan sedang dalam perjalanan menuju Takengon.
