Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ujung Padang di Aceh Selatan dihentikan sementara setelah 18 siswa mengalami gejala gangguan kesehatan usai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG). Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Aceh Selatan, Yona Violiska, menyatakan bahwa langkah ini diambil sambil menunggu surat keputusan dari Tauwas Care, sistem informasi kesehatan dan gizi.
Yayasan Ruang Kito Basamo, pengelola program MBG, meminta masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan bahwa insiden ini disebabkan oleh keracunan makanan. Ketua Yayasan, Andika Saputra, menekankan bahwa penyebab pasti masih menunggu hasil uji laboratorium dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) atau Labkesda. Ia juga menyatakan bahwa yayasan tidak mengabaikan insiden ini dan telah berkoordinasi dengan tenaga kesehatan untuk memastikan para siswa mendapatkan penanganan medis yang layak.
Detail Insiden dan Respons Yayasan
-
Jumlah Siswa Terpapar: Sebanyak 18 siswa mengalami gejala gangguan kesehatan setelah mengonsumsi menu MBG. Mereka sempat menjalani perawatan medis di fasilitas kesehatan setempat.
-
Jumlah Penerima Manfaat: Program MBG yang dikelola SPPG Ujung Padang Asahan melayani sekitar 3.710 siswa. Dari jumlah tersebut, hanya 18 siswa yang mengalami gejala, sehingga perlu dikaji secara objektif dan ilmiah.
-
Standar Operasional Prosedur: Dapur SPPG menerapkan standar operasional prosedur dalam pengelolaan makanan, mulai dari pengadaan bahan baku, penyimpanan, pengolahan, hingga distribusi. Evaluasi internal tetap dilakukan untuk memastikan tidak ada celah dalam sistem pengawasan.
-
Proses Administrasi: Kepala SPPG Ujung Padang Asahan, Isful, menjelaskan bahwa aspek legalitas dan sarana penunjang dapur sedang dalam proses pemenuhan administrasi. Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sedang dalam tahap verifikasi, dan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) sudah dalam tahap pemesanan.
Yayasan Ruang Kito Basamo berharap program MBG yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak tetap berjalan dengan pengawasan yang semakin diperketat. Mereka menunggu hasil pemeriksaan laboratorium sebagai dasar penentuan langkah selanjutnya.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Sabang Hadapi TPA Lhok Batee Hampir Penuh, Sisa Kapasitas Satu Tahun
Persoalan sampah di Kota Sabang dinilai mulai memasuki fase yang mengkhawatirkan.
Petani sawit Aceh Tamiang terkena harga TBS turun tajam hingga Rp2.120/kg
Dalam hitungan pekan, harga yang sebelumnya sempat menyentuh kisaran Rp3.300 per kilogram kini merosot tajam menjadi hanya Rp2.120 per
Petani Bireuen Tenang, Air Pump Dibangun untuk Sawah","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":80,"Education":70,"FinalScore":79,"Summary":"Kementerian PertanianRI
Kementerian Pertanian (Kementan) RI membangun 82 unit sarana air pump di Kabupaten Bireuen untuk mendukung
Warga Aceh Besar Menanti Daging Kurban dari 170 Hewan","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":60,"Evidence":90,"LongTermValue":60,"Education":60,"FinalScore":77,"Summary":"Madrasah di Aceh Besar
Madrasah di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar menyembelih sebanyak 170 hewan kurban pada


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.