News
Mahasiswi Nagan Raya Dilecehkan di Mobil Hiace, Pelaku ASN Dibawa ke Polda
04 Februari 2026 09:01
Seorang mahasiswi asal Nagan Raya menjadi korban dugaan pelecehan seksual saat menjadi penumpang Toyota Hiace dalam perjalanan dari Nagan Raya ke Banda Aceh, Minggu (1/2/2026) dini hari. Korban berinisial AN (20) tercatat sebagai warga sebuah gampong di Nagan Raya. Sedangkan pelaku berinisial NI merupakan warga Kecamatan Seunagan Timur, Nagan Raya yang saat ini bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Dinas Syariat Islam Aceh yang baru pindah tugas dari Pemkab Nagan Raya.
Paman korban, Said Mus, mengaku pihak keluarga sudah melaporkan pelaku ke Polda Aceh agar kejadian ini diusut tuntas. Kasus ini sudah dilaporkan ke SPKT Polda Aceh dengan nomor Laporan STTLP/B/26/11/2026/SPKT/Polda Aceh tanggal 2 Februari 2026.
Kronologi Peristiwa
- Korban mengalami pelecehan saat sedang tertidur di dalam mobil dalam perjalanan dari Nagan Raya ke Banda Aceh.
- Pelaku mengambil kesempatan dengan meraba-raba bagian intim korban sehingga korban terbangun dari tidur dan berteriak dalam mobil.
- Aksi bejat pelaku juga berlanjut ketika kendaraan singgah sebentar.
- Pelaku menempelkan alat kemaluannya pada tangan korban saat korban berdiri membeli makanan.
Dampak dan Tindak Lanjut
- Perbuatan pelaku membuat korban menangis dan trauma sehingga dilaporkan kepada pihak keluarga dan berujung pelaporan ke Polda Aceh.
- Keluarga korban meminta kasus ini diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.
- Keponakan Said akan dibawa ke psikolog untuk memulihkan trauma.
- Keluarga korban meminta Gubernur Aceh, Sekda Aceh, Kepala Badan Kepegawaian Aceh, Kadis Syariat Islam Aceh, Inspektorat Aceh untuk memproses oknum ASN ini sesuai aturan ASN.
- Tim Polda Aceh sudah mengamankan pelaku pada Selasa subuh di Banda Aceh dan kini masih dalam pemeriksaan di Mapolda Aceh terkait kasus tersebut.
- Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, membenarkan Polda Aceh telah menerima laporan kasus dugaan pelecehan seksual dialami korban asal Nagan Raya dan pihak Polda masih melakukan proses penyelidikan.
