News
Kasus Campak di Aceh Menurun, KLB Masih Terjadi Akibat Rendahnya Imunisasi
5 jam yang lalu
Dinas Kesehatan Aceh mencatat penurunan kasus campak pada 2026 setelah sempat melonjak tinggi pada awal 2025. Meski demikian, Kejadian Luar Biasa (KLB) campak masih terjadi di beberapa kabupaten/kota akibat rendahnya cakupan imunisasi.
Pada Januari 2025, tercatat 755 kasus suspek dengan 241 konfirmasi, sementara pada Januari hingga Maret 2026 hanya tercatat 724 kasus suspek dengan 124 kasus terkonfirmasi. Penurunan ini cukup signifikan, namun KLB masih terjadi di beberapa daerah.
Penyebab Rendahnya Imunisasi
- 93,5% kasus konfirmasi terjadi pada anak yang belum pernah mendapatkan imunisasi campak.
- Cakupan imunisasi MR dosis pertama baru mencapai 7,1% dan dosis kedua 5,7% pada 2026.
- Target nasional untuk cakupan imunisasi MR adalah 85% pada 2025 dan 88% pada 2027.
Dampak dan Kewaspadaan
- Kelompok usia yang paling terdampak adalah anak usia 1 hingga 4 tahun dan 5 hingga 9 tahun.
- Beberapa daerah dengan kasus tinggi pada 2025 antara lain Aceh Besar, Bireuen, Pidie, Aceh Barat Daya, dan Banda Aceh.
- Rendahnya cakupan imunisasi dipengaruhi oleh keraguan masyarakat terhadap vaksin, isu KIPI, dan kurangnya dukungan keluarga.
Dinas Kesehatan Aceh menegaskan bahwa kewaspadaan tetap harus ditingkatkan untuk mencegah penyebaran campak yang sangat menular.
