News
Dugaan Keracunan MBG di Aceh Selatan Masuk Kategori KLB, 18 Pelajar Terkena Dampak
1 hari yang lalu
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Aceh Selatan menyatakan dugaan keracunan belasan pelajar usai menyantap menu program Makanan Bergizi Gratis (MBG) sebagai kejadian luar biasa (KLB). Ini merupakan kasus pertama di Aceh Selatan terkait dugaan keracunan MBG.
Sebanyak 18 anak sekolah dari jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga SMA di Kecamatan Pasie Raja dilarikan ke rumah sakit dengan gejala mual, muntah, dan sakit perut. 14 siswa rawat inap, sementara sisanya menjalani rawat jalan.
Gejala dan Penyebab
- Gejala: Mual, muntah, sakit perut, dan reaksi alergi berupa bentol kemerahan dan gatal.
- Makanan yang dikonsumsi: Mi, bakso, dan es kacang dari program MBG.
- Sumber makanan: Yayasan Ruang Kito Basamo melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gampong Ujung Padang Asahan.
Tindak Lanjut
- Dinkes melakukan inspeksi ke dapur produksi SPPG dan menemukan fasilitas tersebut belum memiliki sertifikat layak higienis dan sanitasi (SLHS).
- Sampel sisa makanan dan bahan produksi telah diambil untuk diuji di laboratorium.
- Kepala SPPG Ujung Padang Asahan, Isfulriza Yanda, meminta maaf kepada para orang tua dan siswa yang terkena dampak.
Dampak dan Evaluasi
Kasus ini menimbulkan kekhawatiran terhadap keamanan program MBG di Aceh Selatan. Dinkes dan pihak terkait akan mengevaluasi proses produksi dan distribusi makanan untuk mencegah terulangnya insiden serupa.
