Direktur Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL), Rizal Syahyadi, resmi meraih gelar Doktor Ilmu Teknik dari Universitas Syiah Kuala (USK). Ia berhasil mempertahankan disertasi berjudul "Studi Penggunaan Fly Ash Nagan Raya sebagai Pengganti Sebagian Semen dalam Campuran Mortar dan Beton."
Penelitian ini mengkaji potensi fly ash, limbah hasil pembakaran batubara, sebagai bahan pengganti sebagian semen dalam mortar dan beton. Fly ash Nagan Raya memiliki sifat fisik, kimia, dan mekanik yang mendukung pengurangan emisi karbon dan efisiensi material konstruksi.
Signifikansi Penelitian
- Pengurangan Emisi Karbon: Industri semen merupakan salah satu penyumbang emisi karbon terbesar di dunia. Penggunaan fly ash sebagai pengganti sebagian semen dapat mengurangi emisi karbon secara signifikan.
- Efisiensi Material: Fly ash dapat meningkatkan efisiensi material konstruksi, mengurangi limbah industri, dan mendukung pembangunan berkelanjutan.
- Standar Konstruksi Rendah Karbon: Penelitian ini membuka peluang pengembangan standar konstruksi rendah karbon di tingkat nasional dan internasional.
Capaian Akademik
- Rizal Syahyadi merupakan lulusan Doktor Ilmu Teknik ke-123 di lingkungan USK.
- Ia telah mempublikasikan artikel ilmiah pada jurnal internasional bereputasi terindeks Scopus Q1, yakni Civil Engineering Journal.
- Artikel tersebut diterima pada Desember 2025 dan telah terbit pada Vol. 12 No 2, February 2026.
Dampak Kepemimpinan
- Capaian ini mencerminkan integrasi yang kuat antara kepakaran akademik dan manajemen institusi.
- Rizal Syahyadi telah menjabat sebagai Direktur PNL selama dua periode (2019–2023 dan 2023–sekarang) dan sebagai Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Kota Lhokseumawe.
- Pencapaian ini diharapkan memperkuat posisi PNL sebagai institusi pendidikan vokasi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Sabang Hadapi TPA Lhok Batee Hampir Penuh, Sisa Kapasitas Satu Tahun
Persoalan sampah di Kota Sabang dinilai mulai memasuki fase yang mengkhawatirkan.
Petani sawit Aceh Tamiang terkena harga TBS turun tajam hingga Rp2.120/kg
Dalam hitungan pekan, harga yang sebelumnya sempat menyentuh kisaran Rp3.300 per kilogram kini merosot tajam menjadi hanya Rp2.120 per
Petani Bireuen Tenang, Air Pump Dibangun untuk Sawah","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":80,"Education":70,"FinalScore":79,"Summary":"Kementerian PertanianRI
Kementerian Pertanian (Kementan) RI membangun 82 unit sarana air pump di Kabupaten Bireuen untuk mendukung
Warga Aceh Besar Menanti Daging Kurban dari 170 Hewan","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":60,"Evidence":90,"LongTermValue":60,"Education":60,"FinalScore":77,"Summary":"Madrasah di Aceh Besar
Madrasah di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar menyembelih sebanyak 170 hewan kurban pada


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.